Kehidupan Awal dan Pendidikan Tom Red Anggota Kongres USA

Kehidupan Awal dan Pendidikan Tom Red Anggota Kongres USA – Saat berbicara mengenai Kongres USA, Anda tentu tidak asing lagi dengan nama Tom Red. Ia adalah salah satu pengacara sekaligus politisi Amerika yang pernah menjabat sebagai Perwakilan Amerika Serikat pada distrik kongres yang ke-23 New York. Agar lebih mengetahui tentang tokoh tersebut, maka tidak ada salahnya untuk mencari tahu kehidupan awal dan pendidikannya terlebih dahulu.

Mengenal Siapa itu Tom Red

Tomreedforcongress – Tom Red merupakan salah seorang pengacara sekaligus politisi dari Amerika Serikat. Ia sendiri pernah menjabat sebagai Perwakilan untuk Amerika serikat pada distrik kongres yang ke-23 tepatnya di New York. Tom Red sendiri lahir pada tanggal 18 November 1971. Ia sendiri mulai bergabung ke DPR Amerika Serikat setelah berhasil menang atas pemilihan khusus.
Pada saat itu, Tom Red mengikuti pengumuman khusus untuk menggantikan Eric Massa. Tepatnya pada tanggal 2010 yang sebelumnya sudah pernah menjabat satu periode sebagai walikota yang ada di Corning, New York. Itulah yang menjadi awal kisah dan perjalanan Tom Red dalam dunia politik sampai saat ini.

Kehidupan Awal dan Pendidikan Tom Red

Tom Red lahir di Joliet, Illonois tepat pada tanggal 18 November 1971. I sendiri dibesarkan di Corning, New York pada saat itu. Tom Red juga merupakan anak bungsu dari 12 bersaudara. Tom dibesarkan oleh seorang ibu tunggal. Ayahnya sendiri adalah seorang perwira militer yang meninggal saat Tom berusia 2 tahun.

Tom sendiri terinspirasi untuk membantu orang yang membutuhkan dari ayahnya. Sebelum ia bergabung di kongres. Tom merupakan walikota Corning tempat dimana ini dibesarkan. Sampai saat ini sendiri ia masih tinggal bersama istrinya yang bernama Jean. Ia juga dikaruniai dua orang anak. Diantaranya Autumn dan Will.

Tom Red sendiri mendapatkan gelar B.A. dari ilmu politik pada Alfred University tepatnya pada tahun 1993. Ia juga sudah berhasil mendapatkan Juris Doctor dari Claude W. Pettit College of Law yang ada di Ohio Northern University. Tepatnya pada tahun 1996.

Baca juga : Rancangan Undang-undang tentang Orang Cacat Tetap Dapat Bekerja oleh Tom Reed dan Larson

Karier Awal Tom Red

Tom Reed mulai bekerja sebagai Associate yang ada di firma hukum Gallo & Lacovangelo di Reochester. Pekerjaan ini sendiri diambil tepat setelah ia lulus dari sekolah hukum yang diambil. Untuk pekerjaan yang dilakukan pun tidak berlangsung terlalu lama. Tepatnya mulai dari tahun 1996 sampai dengan tahun 1999.

Sebelumnya, pada tahun 1998 Tom dikejutkan dengan Ibunya yang meninggal. Hal itulah yang membuatnya kembali ke daerah Corning. Setelah kejadian itu, Tom Reed memutuskan untuk membuka Kantor Hukum yang bernama Thomas W. Reed. Adapun perusahaan/kantor hukum ini sendiri khusus didirikan dalam bidang penagihan utang.

Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2007 Tom Reed mulai memberanikan diri menjabat sebagai Walikota yang ada di daerah Corning. Berdasarkan hasil surat suara, ia berhasil menjadi perwakilan yang mengalahkan petahana. Yakni Frank Coccho. Adapun suara yang didapat pada saat itu adalah 58% dan 42% dimana pemilihan umum tersebut dimenangkan oleh Tom Reed. Hingga akhirnya, ia pun menjalani satu masa jabatannya dalam waktu dua tahun.

Setelah itu, ia mulai berani melangkah lebih jauh termasuk menjadi salah satu anggota kongres di Amerika Serikat. Itu tadi beberapa penjelasan mengenai kehidupan awal dan pendidikan Tom Red yang dapat Anda ketahui. Tom Reed sendiri sudah banyak terlibat dalam kongres tersebut selama menduduki masa jabatannya.

Rancangan Undang-undang tentang Orang Cacat Tetap Dapat Bekerja oleh Tom Reed dan Larson

Rancangan Undang-undang tentang Orang Cacat Tetap Dapat Bekerja oleh Tom Reed dan Larson – John B. Larson yang merupakan Ketua Subkomite Jaminan Sosial House Ways and Means beserta anggotanya Tom Reed memperkenalkan undang-undang yang bernama The Work Without Worry Act. Undang-undang yang berlaku bagi orang cacat ini akan memberikan kepastian bahwa orang dewasa yang memiliki disabilitas tidak perlu merasa khawatir saat ingin bekerja.

Rancangan Undang-undang: The Work Without Worry Act

Tomreedforcongress – The Work Without Worry Act telah berhasil dirancang oleh Larson dan Tom Reed yang dapat memastikan bahwa orang dewasa penyandang disabilitas tidak perlu ketakutan lagi saat ingin melakukan pekerjaan. Bahkan pekerjaan tersebut nantinya dijamin tidak akan memberikan bahaya tersendiri terhadap finansial mereka di masa yang akan datang.

Adapun undang-undang pendampingnya juga akan segera diperkenalkan. Undang-undang The Work Without Worry Act sendiri akan memberikan kekuatan bagi para penyandang cacat untuk lebih semangat lagi dalam menjalani hidup. Mereka tetap dapat melakukan pekerjaan impian tanpa perlu merasakan khawatir kehilangan manfaat jaminan sosial di masa kedepannya.

Undang-undang ini sendiri akan memperbaiki undang-undang cacat saat itu. Dengan begitu, keberadaan undang-undang ini akan memberikan ketenangan pikiran kepada mereka. Mereka pun dapat mengandalkan keberadaan jaminan sosial. Hal ini juga akan menjadi sebuah langkah yang tidak dapat menghentikan mereka saat ingin mengejar apa yang dicita-citakan.

Hal ini berarti, bagi mereka orang dewasa yang mempunyai kondisi medis parah di bawah usia 22 tahun, bisa saja memenuhi syarat untuk memperoleh manfaat Jaminan Sosial yang disebut dengan manfaat Anak Dewasa Penyandang Cacat. Nantinya, setiap orang dewasa yang memenuhi syarat untuk tunjangan tersebut maka dapat mengeksplorasi kemampuan mereka agar dapat bekerja lebih giat lagi. Terutama saat sudah beralih menuju kehidupan dewasa. Terlebih, pada undang-undang saat ini sendiri, beberapa orang dewasa mengalami ketakutan ketika mereka bekerja akan kehilangan manfaat jaminan sosial di masa yang akan datang.

Selain itu, undang-undang The Work Without Worry Act sendiri dapat memastikan bahwa orang dewasa yang masih muda tetapi menyandang cacat tidak perlu lagi merasa takut untuk bekerja. Dengan begitu, tidak ada lagi yang dapat membahayakan keamanan finansial mereka saat ingin mendapatkan masa depan yang jauh lebih baik. Undang-undang ini juga akan memberikan keamanan finansial tersendiri. Terbukti bahwa adanya gagasan mengenai kepastian bahwa setiap penghasilan di masa lalu tidak akan mencegah seseorang yang memenuhi syarat untuk dapat memperoleh manfaat dari jaminan sosial nantinya.

The Work Without Worry Act juga akan memberikan ketenangan bagi pikiran seseorang. Terlebih bagi mereka yang mengalami kondisi medis parah. Tepatnya sebelum usia 22 tahun sehingga dapat bekerja yang diasuransikan untuk jaminan sosial berdasarkan dengan penghasilan sendiri. Tentu saja, mereka akan lebih mudah dalam mendapatkan manfaat yang besar. Baik itu dari riwayat kerja sendiri ataupun riwayat pekerjaan dari orang tau.

Undang-undang ini juga akan memperlakukan adil. Tepatnya untuk semua individu yang memiliki kondisi medis parah sekalipun. Tidak perlu peduli lagi mengenai keadaan yang dialami tersebut. Dengan begitu, keberadaan undang-undang ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Diperkirakan, adanya undang-undang tersebut dapat meningkatkan kehidupan disabilitas dengan jumlah hampir 6.000 orang.

Baca juga : Anggota Kongres Tom Reed Mendukung Donald Trump sebagai Presiden AS

Itulah beberapa informasi mengenai undang-undang The Work Without Worry Act yang sudah diusulkan oleh Tom Reed dan Larson. Tentu saja, keberadaan undang-undang tersebut akan sangat bermanfaat bagi para penyandang cacat yang selama ini mengalami kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan.

Anggota Kongres Tom Reed Mendukung Donald Trump sebagai Presiden AS

Anggota Kongres Tom Reed Mendukung Donald Trump sebagai Presiden AS – Siapa yang tidak mengenal Donald Trump? Ia merupakan seorang pebisnis, politikus, serta Presiden Amerika Serikat yang ke-45. Ia sendiri sudah banyak memimpin berbagai perusahaan dalam bidang properti ataupun berbagai kepentingan bisnis lainnya. Pada saat mengikuti pemilihan Presiden Amerika Serikat, Tom Reed sebagai Anggota Kongres sendiri memberikan dukungan penuh kepada Trump.

Sekilas Mengenai Donald Trump

Donal John Trump atau yang lebih dikenal dengan Donald Trump lahir pada tanggal 14 Juni pada tahun 1946 tepatnya di Kota New York. Ia sendiri adalah seorang pebisnis, politikus, serta Presiden Amerika Serikat yang ke-45. Trump sendiri lebih banyak menghabiskan waktunya dalam dunia bisnis. Sepanjang karir bisnisnya, ia sudah membangun hotel, gedung perkantoran, lapangan golf, kasino, sampai lapangan golf dengan fasilitas bermerk.

Tepat pada pemilihan umum tahun 2016, ia yang berasal dari Partai Republik berhasil memenangkan pemilihan umum Presiden atas Hillary Clinton. Kemudian, Trump resmi dilantik menjadi presiden tepat pada tanggal 20 Januari tahun 2017. Ia sendiri sudah meraih gelar sarjana jurusan ekonomi di Universitas Pennsylvania di tahun 1968. Pada tahun selanjutnya, ia sudah mengambil alih kendali perusahaan konstruksi dan properti milik ayahnya yang bernama Fred Trump. Pada pemilihan umum presiden ini sendiri, ia juga didukung penuh oleh Tom Reed yang merupakan anggota kongres Amerika Serikat.

Dukungan Tom Reed Terhadap Trump sebagai Presiden

Tomreedforcongress – Anggota Kongres Amerika Serikat, Tom Reed telah keluar untuk mendukung kandidat calon Presiden Amerika serikat pada saat itu. Trump sendiri mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Republik. Sebelumnya, anggota Kongres New York Barat yang bernama Chris Collins menjadi anggota paling pertama yang mendukung pencalonan presiden Trump tersebut.

Di saat yang sama Tom Reed juga mengatakan bahwa ada banyak kandidat presiden dari Partai Republik yang sama-sama berkualitas satu dengan lainnya. Tom Reed juga menegaskan bahwa ia akan mempercayai para pemilih untuk memilih Republikan terbaik agar dapat menjadi calon presidennya. Perlu Anda ketahui, bahwa Tom Reed merupakan seorang Republikan yang berasal dari Tingkat Selatan. Ia sendiri dahulunya mendukung Jeb Bush sampai ia keluar. Kemudian, Tom Reed memberikan pernyataan bahwa ini sudah waktunya bagi Partai Republik bersatu bersama-sama di belakang Trump. Ia juga menyatakan bahwa jelas lebih banyak Partai Republik yang memberikan dukungan penuh kepada Donald Trump jika dibandingkan dengan kandidat yang lainnya.

Tidak hanya itu saja, ia juga menegaskan bahwa sudah waktunya untuk bersatu bersama-sama untuk berada di belakang pencalonan Trump. Ia juga menyerukan untuk terus bergerak menciptakan jauh lebih banyak lapangan pekerjaan. Serta akan membantu meningkatkan kehidupan seluruh masyarakat yang ada di Amerika. Reed juga mengatakan bahwa ia akan menyerukan untuk bergerak dan mulai melakukan dukungannya untuk calon presiden yang berasal dari Partai Republik. Menurut keyakinannya, kemampuan rakyat Amerika nantinya yang akan menentukan pemimpin mereka di tahun atau periode berikutnya. Pada saat itu, Reed juga memberikan pernyataan bahwa ia akan menuangkan suaranya untuk mempengaruhi seluruh kandidat Partai Republik pada semua tingkatannya untuk terus meningkatkan kehidupan masyarakat.

Baca juga : Karir Tom Reed sebagai Anggota Kongres AS Hingga Adanya Tuduhan Pelecehan

Itu tadi beberapa ulasan tentang anggota Kongres Amerika Serikat, Tom Red yang begitu gigihnya mendukung Donald Trump saat mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat. Ia mengatakan bahwa saat orang-orang memilih, maka akan menjadi kejelasan tersendiri bahwa Partai Republik memang lebih menyukai Donald Trump jika dibandingkan dengan kandidat yang lainnya.

Karir Tom Reed sebagai Anggota Kongres AS Hingga Adanya Tuduhan Pelecehan

Karir Tom Reed sebagai Anggota Kongres AS Hingga Adanya Tuduhan Pelecehan – Seperti yang diketahui, untuk terjun di dunia politik tentu tidaklah mudah. Termasuk di negara Amerika Serikat. Akan tetapi, hal ini tidak dengan Tom Reed. Ia bahkan berhasil menduduki peringkat sebagai anggota DPR paling berpartisipan selama menjabat sebagai anggota Kongres Amerika Serikat. Ia juga mampu tercatat sebagai anggota DPR paling berpartisipan ke-7 yang berasal dari New York.

Seperti Apa Karir Tom Reed dalam Dunia Politik?

Tomreedforcongress – Pada tahun 2017, Tom Reed duduk di House Way and Means Committee. Ia sendiri bertanggung jawab atas undang-undang pajak. Tom juga menjadi salah satu dari dua anggota DPR yang kelahirannya berasal dari Kota New York. Tepatnya bersama dengan Chris Collins. Pada kiprahnya dalam dunia Politik, Tom Reed mendukung penuh ketentuan yang ada dalam rancangan undang-undang mengenai perbaikan pajak. Yakni menghilangkan federal pengurangan pajak untuk pajak penghasilan negara. Pada saat itu, gubernur New York yang bernama Andrew Cuomo mengatakan bahwa adanya potongan tersebut hanya akan merugikan pembayaran pajak dalam jumlah milyaran. Tidak hanya itu saja, hal tersebut juga bisa saja memicu kerusakan parah yang ada di negara bagian. Tepat pada tahun 2019, Reed menjadi salah satu anggota DPR Republik pertama yang ada di kongres baru, dimana ini pendukung penuh paket perubahan aturan DPR yang saat itu ditulis langsung oleh Demokrat. Ia termasuk sebagai anggota pertama yang melanggar peringkat dalam hal proposal aturan penuh.

Menurut juru bicaranya, Tom Red berpendapat bahwa sangat diperlukan reformasi nyata yang benar-benar bisa membawa undang-undang ke lantai. Perlu diketahui juga bahwa pada dasarnya adanya perubahan tersebut ditujukan untuk mengurangi kesenjangan partisipan yang tajam dalam anggota DPR. Tidak heran jika sebagian dilakukan dengan mempermudah anggota pangkat. Serta anggota lain untuk mengajukan pemungutan suara. Masih di tahun yang sama, tepatnya pada bulan September nasib malang menimpa Reed. Pada saat itu, ia tiba-tiba kehilangan kesadarannya selama sekitar 30 detik. Tepat pada saat menunggu untuk keperluan wawancara dalam sebuah televisi. Kemudian, beruntungnya ia kembali tersadar kemudian dirawat di rumah sakit secara intensif. Berlanjut di tahun-tahun berikutnya, Reed merupakan salah satu dari 35 Republikan yang memutuskan untuk bergabung dengan seluruh Demokrat dalam hal pemungutan suara. Tepatnya untuk memberikan persetujuan undang-undang dalam membentuk komisi 6 Januari. Tujuannya yakni untuk menyelidiki terjadinya penyerbuan dai Capitol AS. Pada tahun 2021, ia juga termasuk salah satu dari 49 House Republicans yang memutuskan untuk mencabut AUMF atas Irak.

Baca juga : Berbagai Undang-Undang Usulan Tom Reed Selama Berkarir di Dunia Politik

Tuduhan Pelecehan pada Tom Reed

Pada tahun 2021 tepatnya pada bulan Maret, Nicolette Davis menuduh Reed sudah melakukan pelecehan seksual. Tuduhan ini sendiri berlangsung di Washington Post. Akan tetapi, Reed sendiri membantah adanya tuduhan tersebut. Sampai dua hari kemudian di tahun yang sama Reed pun meminta maaf kepada penuduh.  Ia mengatakan bahwa masih belum ingat sama sekali mengenai insiden yang dituduhkan. Akan tetapi, ia mengakui bahwa hal tersebut mungkin, sebab ia sudah berjuang dalam melawan alkoholisme pada saat itu. Selain memberikan pernyataan minta maaf, nyatanya Tom Reed juga memberikan klarifikasi lainnya.

Dalam pernyataannya tersebut, ia mengatakan bahwa tidak ingin lagi mencalonkan diri pada tahun 2022. Ia akan melakukan pertimbangan lebih lanjut saat ingin mencalonkan diri dengan jabatan lainnya. Hal ini dilakukan karena Tom Reed merasa terlalu tertekan oleh konsultan politik yang sudah menasihatinya. Sekali lagi, ia juga menekankan bahwa ia sama sekali tidak bisa mengingat mengenai tuduhan yang diberikan oleh David pada malam itu. Dengan begitu, ia tidak akan mencalonkan diri lagi setelah tahun 2022 nanti serta akan mendukung batas masa jabatan anggota DPR yang hanya berlangsung selama 12 tahun saja.

 

Berbagai Undang-Undang Usulan Tom Reed Selama Berkarir di Dunia Politik

Berbagai Undang-Undang Usulan Tom Reed Selama Berkarir di Dunia Politik – Tom Reed merupakan salah satu anggota kongres yang ada di Amerika Serikat. Tentu, dalam menjalani karirnya di dunia politik, ia tidak langsung menjadi anggota kongres. Akan tetapi, Tom Reed mengawali karirnya tersebut benar-benar dari bawah. Tepatnya diawali dengan menjabat sebagai walikota di daerah Corning, kota dimana ia dibesarkan.

Mengenal Undang-undang Tom Reed dalam Dunia Politik

Tomreedforcongress – Perlu Anda ketahui, Tom Reed pernah bertugas di Komite Kehakiman DPR. Tidak hanya itu saja, ia juga pernah menjabat di Komite DPR untuk Transportasi & Infrastruktur. Dilanjut dengan Komite Aturan Dewan serta Komite Acara & Sarana. Selanjutnya, tepat pada tahu 2012, ia lebih memilih untuk lebih fokus mengakhiri pengeluaran pemerintah. Saat itu, ia lebih mendukung amandemen anggaran yang menghilangkan pendanaan pemerintah. Hal ini dipilih seperti sistem yang sudah diterapkan di Meksiko. Tidak hanya sampai disitu, saat ia menjabat dalam dunia politik, Tom Reed lebih memilih untuk mencabut Undang-undang Perlindungan Pasien & Perawatan Terjangkau. Sementara itu, ia lebih mendukung Undang-undang Kontrol Anggaran 2011.

Pada bulan selanjutnya, Tom Reed kembali terpilih. Ia juga bahkan merancang Undang-undang untuk Mempromosikan Bantuan Transisi. Adanya undang-undang tersebut nantinya akan mengubah program Bantuan Sementara untuk Keluarga yang Membutuhkan. Adapun undang-undang tersebut dilakukan dengan mentapkan batas 5 tahun pembayaran kesejahteraan pada seseorang. Tepat pada tahun selanjutnya di bulan September 2013, Tom Reed mulai mengenalkan Pay Our Veterans and Seniors First Act. Perlu Anda ketahui, bahwa keberadaan undang-undang tersebut dapat memberikan kepastian bahwa anggota angkatan bersenjata akan dibayar. Kemudian, para manula juga akan terus memperoleh bantuan tunjangan selama penutupan pemerintah sementara.

Di tahun selanjutnya, tepatnya pada bulan Februari tahun 2014, Tom Reed juga mulai memperkenalkan undang-undang yang lainnya. Yakni Undang-undang Misi Kanker Uji Klinis 2020. Undang-undang ini sendiri membahas mengenai para peneliti yang dapat mempublikasikan seluruh informasi hasil uji klinis kanker. Adapun tujuannya yakni membuat lebih banyak peneliti bekerja sama.  Selain itu, dibuatnya undang-undang tersebut juga dapat menurunkan jumlah studi duplikat secara signifikan. Undang-undang yang dibuat ini juga dapat menciptakan clearinghouse nasional sehingga akan sangat bermanfaat saat diterapkan. Berlanjut ke tahun 2014, pada saat itu Tom Reed kembali memperkenalkan undang-undang buatannya yang akan mengamandemen Internal Revenue Code secara permanen. Undang-undang ini sendiri dibuat untuk memperluas dan memperpanjang tentang ketentuan kadaluarsa tertentu sehingga dapat memberikan pengurangan jumlah pajak yang ditingkatkan untuk bisnis. Yakni mereka yang menyumbangkan persediaan makanan ke organisasi amal.

Tom Reed sendiri memiliki pendapat bahwa sangat dapat masuk akal untuk menjadikan hal tersebut permanen. Ia juga mengatakan sendiri bahwa jika melakukannya dengan sementara saja hanya akan menjadikannya sebagai bagian dari masalah. Anda tentu perlu membuat kebijakan yang baik tersebut. Dengan begitu, sangat mudah memungkinkan seseorang mengambil keuntungan atas pengurangan pajak. Hal ini juga akan mendorong mereka dalam memakai makanan dibandingkan dengan membuangnya ke tempat pembuangan sampah yang ada. Kemudian, di tahun 2017 tepatnya pada tanggal 4 Mei Tom Reed memutuskan untuk mencabut Undang-undang Perlindungan Pasien serta Perawatan Terjangkau. Ia bahkan mengesahkan Undang-undang tentang perawatan kesehatan yang ada di Amerika.

Baca juga : Mengenal Kongress USA dan Perjalanan Karir Tom Reed sebagai Anggotanya

Itulah beberapa undang-undang yang berhasil diusulkan oleh Tom Reed selama menjabat di dunia politik Amerika Serikat. Ia sendiri menduduki sebagai anggota DPR paling berpartisipasi tepatnya di urutan ke-32 selama Kongres Amerika Serikat yang ke-114.

Mengenal Kongress USA dan Perjalanan Karir Tom Reed sebagai Anggotanya

Mengenal Kongress USA dan Perjalanan Karir Tom Reed sebagai Anggotanya – Kongres Amerika Serikat merupakan cabang legislatif dari pemerintahan tersebut. Kekuasaan yang tertulis pada kongres ini termasuk mengatur perdagangan luar negeri, mengatur negara bagian, mendirikan pengalidal federal di bawah Mahkamah Agung, memungut pajak, menyatakan perang, hingga mengatur angkatan bersenjata. Koress juga diberikan kekuasan untuk membuat semua hukum yang diperlukan serta layak untuk dijalankan pada kekuasaan saat itu. Adapun sistem yang dianut sendiri adalah bikameral yang terdiri dari Senat serta Dewan Perwakilan Rakyat. Adapun anggota dewan tersebut terdiri dari 435 orang. Setiap orang mewakili sebuah distrik serta memiliki tugas sebanyak dua tahun saja. Untuk jumlah kursinya dibagi berdasarkan dengan jumlah penduduk yang mewakili negara bagiannya.

Berbeda dengan Senat dimana setiap negara bagian mempunyai setidaknya dua orang Senator. Dengan begitu, penempatannya pun tidak memandang jumlah penduduknya. Terdapat 100 orang senat yang akan menjabat kurang lebih dalam waktu enam tahun. Baik anggota DPR maupun senator tersebut dipilih secara langsung oleh masyarakat. Akan tetapi, beberapa negara bagian seorang gubernur memiliki kesempatan untuk memilih pengganti sementara apabila kekurangan Senat. Pada dasarnya Senat memiliki kedudukan sepenuhnya setada dengan kedudukan dari Dewan Perwakilan Rakyat. Senat juga bukan majelis peninjauan keputusan layaknya majelis tinggi di sistem legislatif pada kebanyakan negara. Akan tetapi, memang terdapat sejumlah kekuasan khusus yang diberikan pada satu majelis. Di sisi lainnya diperlukan persetujuan dan nasihat dari Senat tersebut untuk mengangkat pejabat eksekutif maupun yudikatif tingkat tinggi maupun mengesahkan perjanjian.

Tomreedforcongress – Tom Red sendiri memiliki jabatan sebagai Perwakilan Amerika Serikat pada distrik kongres ke-23 di New York. Pada saat itu Reed pertama kali bergabung atas kemenangan pemilihan umum yang dilaksanakan pada tahun 2010. Lantas, seperti apa kehidupan awal dari anggota kongres tersebut? Ketahui selengkapnya di bawah ini.

Kehidupan Awal dan Karir Tom Reed

Thimas Willard Reed atau yang sering disapa Tom Reed sendiri dilahirkan di Juoliet, Illinois. Kemudian, ia dibesarkan di daerah Corning, New York. Ia merupakan anak bungsi dari total 12 bersaudara. Reed juga sudah memiliki gelar BA dalam bidang politik tepatnya dari Alfred University di tahun 1993. Tidak hanya itu saja, ia juga mendapatkan gelar Juris Doctor dari Claude W. Pettit College of Law yang ada di Ohio Northern University. Tepatnya pada tahun 1996 yang lalu.

Setelah ia berhasil lulus dari sekolah hukum, Reed pun berusaha bekerja sebagai associate di firma hukum Gallo serta lacovangelo yang ada di Rochester. Tepatnya mulai tahun 1996 sampai dengan tahun 1999. Sebelumnya, pada tahun 1998 ibu Reed meninggal sehingga menyebabkan ia kembali lagi ke Corning.

Baca juga : Ketahui Kehidupan Keluarga Tom Reed dengan Istrinya

Sesampainya di kota yang membesarkannya tersebut ia pun membuka Kantor Hukum Thomas W. Reed. Yakni sebuah perusahaan yang berspesialisasi mengenai penagihan utang. Tepat pada tahun 2007, ia pun mencalonkan diri sebagai walikota di daerahnya tersebut. Dari hasil yang diperoleh, ternyata Reed berhasil mengalahkan petahana bernama Frank Coccho dengan unggul sebanyak 58% sehinga ia menjalani jabatan tersebut selama kurang lebih dua tahun.

Setelah itu, ia pun mengikuti pemilihan ke kongres pada tahun 2010. Pada saat itu, Reed menolak aturan kongres yang mengharuskan ia menghapus nama dari perusahaan. Sementara itu, pada tahun 2014, perusahaan pun mengubah namanya menjadi RR atau Resource Recovery. Kemudian, pada saat yang sama di waktu kampanye Reed mengatakan bahwa ia tidak akan lagi terlibat dengan perusahaan tersebut.

 

Ketahui Kehidupan Keluarga Tom Reed dengan Istrinya

Ketahui Kehidupan Keluarga Tom Reed dengan Istrinya – Siapa yang belum mengenal Tom Reed? Ia merupakan salah satu anggota politisi yang ada di New York, Amerka Serikat. Ia sendiri baru saja mengumumkan pengunduran dirinya. Kemudian lebih menekankan untuk memilih berkecimpung lebih banyak ke kehdiupan pribadi yang dimilikinya. Yakni keluarga baik itu istri maupun anak-anaknya.

Tentu saja keputusan yang diambil tersebut bukan tanpa alasan. Tampaknya Reed memang sudah ingin mengakhiri karirnya dalam dunia politik di Amerika Serikat. Reed sendiri sudah banyak berpartisipasi dan cukup aktif dalam anggota kongress termasuk dalam mengusulkan undang-undang tertentu. Tidak heran jika keputusan pengunduran diri yang diumumkan tersebut terbilang cukup mengejutkan.

Siapa Sebenarnya Tom Reed?

Tom Reed lahir pada tangal 18 November 1971. Ia merupakan anak bungsu dari 11 bersaudara. Reed menghabiskan pendidikannya di Alfred University dan berhasil mendapatkan gelar BA. Tepatnya dalam bidang ilmu politik dan pemerintahan yang berlangsung pada tahun 1993. Ternyata, ia tidak hanya ingin sampai disitu saja. Reed juga mencoba untuk melanjutkan pendidikannya. Ia mulai berkuliah dan menempuh pendidikan tingginya kembali. Tepatnya di Ohio Northern University’s Claude W. Pettit College of Law. Dari situ, ia berhasil memperoleh gelar Doktor Juris tepatnya pada tahun 1996 yang lalu. Berbekal pengetahuan itulah yang membuatnya percaya diri untuk terjun ke dunia politik.

Tomreedforcongress – Sebelum terjun ke dunia politik, terlebih dahulu Reed bekerja di bidang hukum. Ia mulai bekerja pada firma hukum Gallo & Iacovangelo. Ia sendiri memiliki peran dalam waktu 3 tahun pada pekerjaan tersebut. Hingga Reed pun mulai membuka kantornya sendiri, yakni bernama Kantor Hukum Thomas W Reed II. Kantor tersebut ia miliki dengan waktu yang cukup lama. Tepatnya dimulai pada bulan November 1998 sampai dengan Oktober tahun 2010. Adapun kator tersebut berada di Corning New York tempat ia dibesarkan sewaktu kecil. Saat ini sendiri sudah ada banyak pengalaman Reed dalam dunia politik. Tercatat ia pernah bertugas di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat sebagai anggota kongres.

Tepatnya sejak bulan November pada tahun 2010 lalu. Setelah itu, ia mendapatkan tuduhan yang tidak mengenakkan. Hingga akhirnya Reed pun memutuskan untuk tidak lagi mencalokan diri pada pemilihan umum di tahun 2022 nanti bahkan sudah mengumumkan pengunduran dirinya.

Siapa Istri Tom Reed?

Jean Reed merupakan istri dari anggota kongres Tom Reed. Istri Tom Reed ini sendiri memiliki tanggal lahir 16 Juli dengan tahun kelahiran yang masih belum diketahui secara umum. Reed sendiri memutuskan untuk menikah dengan Jean pada tahun 1996. Pernikahan tersebut terjadi setelah mereka tiga tahun berpacaran. Adapun pasangan tersebut saling jatuh cinta ketika Reed belajar di Universitas Alfred tepatnya sekitar tahun 1993. Pernikahan dengan Jean sendiri dikaruniai dua orang anak. Yakni Will dan Autumn. Keluarga tersebut tinggal di rumah kakeknya. Yakni tempat dimana sudah mereka tinggali sejak tahun 1999 yang lalu.

Baca juga : Kemenangan Pemilihan Umum Tom Reed dari Tahun ke Tahun

Sejak pengunduran dirinya, Reed mengatakan untuk ingin menghabiskan waktunya bersama dengan keluarganya. Yakni istri dan anak-anaknya tersebut. Mungkin memang ini adalah yang terbaik untuk Reed jika memang ia menginginkan untuk tidak mengajukan diri pada pemilihan umum di tahun selanjutnya. Menurut pernyataan pengunduran dirinya, Reed juga berencana untuk memakai waktu luangnya tersebut untuk memilah kembali berbagai aspek kehidupannya. Ia juga ingin mendedikan waktu serta perhatiannya untuk dapat menebus tindakan masa lalunya. Saat ini, Tom Reed beserta istrinya masih bersama-sama. Bahkan hampir tidak ada berita mengenai perubahan hubungan kedua orang tersebut.

 

Kemenangan Pemilihan Umum Tom Reed dari Tahun ke Tahun

Kemenangan Pemilihan Umum Tom Reed dari Tahun ke Tahun – Thomas Willard Reed atau yang sering disebut dengan Tom Red merupakan seorang politisi sekaligus pengacara di Amerika Serikat. Ia sendiri menjabat sebagai Perwakilan USA untuk distrik kongres ke-23 di New York. Ia pertama kali bergabung dengan anggota DPR Amerika setelah mendapatkan kemenangan atas pemilihan umum secara khusus yang menggantikan Eric Massa pada tahun 2010.

Pemilu yang Dimenangkan Tom Reed

Tomreedforcongress – Sebelum tahun 2010, Reed sudah pernah satu kali menjabat sebagai walikota Corning, New York. Dari pemilihan umum yang ia jalani tersebut tentu memberikan banyak kisah yang cukup menarik untuk di bahas. Di bawah ini merupakan beberapa pemilu yang pernah diikuti anggota kongress Amerika Serikat tersebut dari tahun ke tahun:

1. 2010
Sebelumnya, pada tahun 2009 Tom Reed memberikan pengumuman bahwa ia akan mencalonkan diri untuk melawan petahana Demokrat. Yakni Eric Massa yang ada di Distrik Kongres ke-29 di pemilu pada tahun 2010. Kemudian, pada pertengahan masa jabatan kongres pertamannya, Massa sendiri ternyata mengumumkan soal ia yang tidak akan mencalonkan diri lagi akibat masalah kesehatan yang dialami.

Setelah itu, Reed merupakan pilihan untuk menggantikan Massa. Akan tetapi, ia harus menghadapi calon Partai Demokrat sekaligus Keluarga Pekerja Matthew Zeller. Tom Reed sendiri mendpaatkan dukungan dari Eksekutif Kab. Monroe Maggie Brooks serta seluruh ketua Partai Republik di Distrik ke-29 sampai ia pun memenangkan pemilu tersebut.

2. 2012
Pada saat itu, New York kehilangan dua kursi di DPR AS akibat adanya perubahan populasi. Kemudian terdapat pemilihan umum dari Demokrat yang menantang Reed pada Distrik ke-23 yang baru. Adapun yang memenangkan nominasi Demokrat adalah Shinagawa. Ia juga dinominasikan oleh partai setempat.
Saat melakukan kampanye pemilihan umum, Reed tidak sengaja membayar salah satu tagihan pajak memakai dana kampanye. Kemudian, secara sukarela ia mengganti biaya keuangan kampanye. Reed sendiri berhasil mengalahkan Shinagawa atas pemilihan umum tersebut.

3. 2014
Pada tahun 2014, Tom Reed harus berhadapan kembali dengan calon Demokrat. Tepatnya adalah ketuga legislatif dari Kab. Tompkins Martha Robertson. Pemilihan umum tersebut pun diprediksi menjadi yang paling terketat dibandingkan sebelumnya. Akan tetapi, Reed berhasil memenangkan pemilu tersebut dengan perolehan suara sekitar 57,7%. Sedangkan Robertson hanya mendapatkan suara sebanyak 35,9%.

4. 2016
Tom Reed di tahun ini tidak dilawan dalam pemilihan umum. Ia sendiri pada awalnya mendukung Jeb Bush untuk presiden sebelum Bush meninggalkan pemilu tersebut. Selanjutnya, ia berubah dengan mendukung Donald Trump tepatnya pada tanggal 16 Maret. Ia juga menegaskan kembali bahwa memberikan dukungan kepada Trump pada bulan Agustus.

Sementara itu, pemilihan umum yang dilaksanakan pada bulan November Reed harus menghadapi John Plumb. Akan tetapi, ia terpilih kembali dengan suara sebanyak 58,2% atas John Plum.

5. 2018
Di tahun 2018, Reed kembali mencalonkan diri pada pemilihan umum sebelum menghadapi calon lawannya yakni Tracy Mitrano. Kemudian, pada saat itu Tom Reed kembali terpilih dengan perolehan suara sebesar 54,2% atas Mitrano yang hanya mendapatkan suara sekitar 45,8% saja.

Baca juga : Biografi Tom Reed sebagai Anggota DPR AS

Itulah beberapa kemenangan pemilihan umum Tom Reed dari tahun ke tahun. Jika dilihat berdasarkan kemenangan tersebut, maka Tom Reed cukup mendominasi di setiap pemilihan umumnya. Tidak heran jika ia juga berhasil menjadi seorang anggota kongres di negara tersebut.

 

Biografi Tom Reed sebagai Anggota DPR AS

Biografi Tom Reed sebagai Anggota DPR AS – Thimas Willard Reed atau yang lebih dikenal sebagai Tom Reed merupakan salah satu anggota DPR Amerika Serikat. Ia sendiri mewakili distrik kongres yang ke-23 di New York. Reed sendiri sudah mulai menjabat tepatnya pada tanggal 3 Januari pada tahun 2013. Adapun jabatan tersebut akan berakhir sampai dengan 3 Januari tahun 2023.

Perjalanan Terpilihnya Tom Red

Tom Reed mulai mencalonkan diri untuk pemilihan umum kembali ke DPR Amerika Serikat. Yakni untuk mewakili distrik kongres ke-23 di New York. Ia sendiri berhasil memenangkan perolehan suara tepat pada tanggal 3 November di tahun 2020. Ia sendiri pertama kali terpilih menjadi anggota DPR pada pemilihan khusus di tahun 2010.

Setelah itu, Tom Reed berhasil menjadi perwakilan distrik ke-29 mulai dari tahun 2010 sampai dengan 2013. Reed sendiri merupakan salah satu anggota yang mendukung kelompok untuk masalah kebijakan dan legislatif. Sebelum berhasil dipilih menjadi anggota DPR di Amerika Serikat tersebut, Reed sendiri pernah menjabat sebagai walikota di Corning, New York.

Kemudian, pada tanggal 21 Maret pada tahun 2021, Tom Reed memberikan pengumumannya. Tentang dia yang memutuskan untuk tidak akan mencalonkan diri sendiri untuk dipilih lagi mengisi kursi kongress. Hal tersebut dilakukan setelah ia mendapat tuduhan pelanggaran seksual yang dilakukan pada miggu sebelumnya.

Sebelumnya, pada tanggal 19 Maret tahun 2021 sendiri, Nicolette Davis melontarkan tuduhan kepada Reed di The Washington Post. Bahwa Reed sudah melakukan pelanggaran seksual. Akan tetapi, sebenarnya Reed sendiri sudah membantah adanya tuduhan tersebut. Pada tanggal yang sama di 21 Maret tahun 2021 Reed juga meminta maaf kepada pihak Nicolette Davis.

Reed mengatakan bahwa ia masih tidak bisa mengingat kejadian yang terjadi tersebut. pasalnya, pada saat itu ia masih berjual melawan adanya alkoholisme. Serta memberikan pernyataan untuk tidak mencalonkan diri kembali di pemilihan umum selanjutnya.

Ia juga sempat mencatat bahwa Reed pernah mempertimbangkan untuk pencalonan diri lebih lanjut. Akan tetapi, ia merasa tertekan oleh konsultan politik yang memberikan nasihat kepadanya. Konsultan sendiri menasehati kepada Reed untuk tidak mengakui apapun serta menyangkal hal tersebut. reed sendiri sebenarnya masih tidak ingat tentang apa yang terjadi atas hal tersebut seperti yang dituduhkan Davis.

Baca juga : Berbagai Keterlibatan Tom Reed dalam Pembuatan Undang-Undang

Biografi Tom Reed

Tomreedforcongress – Perlu Anda ketahui bahwa Tom Reed lahir di Joliet. Ia sendiri memiliki kelar B.A yang berasal dari Alfred University tepatnya pada tahun 1993. Tidak hanya itu, ia juga berhasil mendapatkan gelar J.D dari Ohio Northern University College of Law tepat pada tahun 1996. Setelah berhasil memperoleh gelar tersebut, ia pun bekerja menjadi seorang pengusaha sekaligus pengacara.

Kemudian, ia mulai memberanikan diri untuk menjabat sebagai walikota di daerah Corning, New York. Yakni mulai tahun 2007 sampai dengan tahun 2010. Jika dideskripsikan lebih lanjut, maka di bawah ini merupakan beberapa garis besar secara singkat mengenai karir akademik, pekerjaan, hingga dunia politik yang dijalani oleh Tom Reed:

1.Tahun 1993 lulus dari Alfred University dan mendapatkan gelar B.A.
2.Tahun 1996 lulus dari Ohio Northern University dan mendapatkan gelar J.D.
3.Tahun 2007-2010 menjabat sebagai walikota di Corning, New York.
4.Tahun 2010-2013 menjadi perwakilan Amerika Serikat dari distrik kongres yang ke-29 di New York
5.Tahun 2013 sampai saat ini menjadi perwakilan Amerika Serikat dari distrik kongres yang ke-23 di New York.

Berbagai Keterlibatan Tom Reed dalam Pembuatan Undang-Undang

Berbagai Keterlibatan Tom Reed dalam Pembuatan Undang-Undang – Tom Reed. Setelah memenangkan pemilihan umum, maka ia pun harus menghabiskan masa jabatannya untuk memimpin. Reed sendiri pernah bertugas di Komite Transportasi, Komite Kehakiman DPR, hingga Infrastruktur DPR. Selain itu, ternyata ada banyak keterlibatan Tom Reed dalam pembuatan undang-undang di Amerika Serikat. Bahkan Reed dinyatakan sebagai anggota kongres yang cukup berpartisipasi. Di bawah ini informasi mengenai keterlibatannya terhadap undang-undang dari tahun ke tahun.

Berbagai Undang-Undang yang Dikenalkan Tom Reed

Pada tahun 2012, Tom Reed lebih memilih untuk berfokus mengakhiri pengeluaran pemerintah dan mulai mendukung amandemen anggaran yang menghilangkan pendanaan pemerintah. Salah satunya adalah sistem saluran pembuangan yang ada di Mexico. Saat terpilih kembali, Reed pun merancang Undang-Undang Mempromosikan Bantuan. Undang-undang tersebut mengubah program bantuan sementara dengan menetapkan waktu selama 5 tahun untuk pembayarannya.

Sementara itu, pada tahun 2013 Red mulai memperkenalkan Pay Our Veterans and Seniors First Act. Yakni undang-undang yang memastikan bahwa angkatan bersenjata dibayar serta setiap manula menerima tunjangan selama penutupan pemerintah. Tidak hanya itu, RUU tersebut juga mengusulkan anggota kongres serta presiden kehilangan gaji selama penutupan.

Di tahun 2014, Reed mengenalkan Undang-Undang Misi Kanker Uji Klinis 2020. Undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa setiap peniliti perlu mempublikasikan setiap informasi yang diperoleh dari uji klinis kanker. Adapun tujuannya yakni untuk memperoleh peneliti lebih banyak. Yakni untuk dapat melakukan kerja sama serta menurunkan jumlah studi duplikat.

Selanjutnya, Reed juga mulai memperkenalkan undang-undang yang mengubah Kode Pendapatan Internal permanen dengan memperluas dan memperpanjang ketentuan kadaluarsa tertentu yang dapat memberikan pengurangan pajak. Undang-undang ini juga memberikan penyumbangan persediaan makanan kepada organisasi amal. Reed sendiri berpendapat bahwa tindakan tersebut sangat masuk akal jika dilakukan secara permanen. Kebijakan permanen tersebut perlu dibuat sehingga memungkinkan untuk mengambil kentungan atas pengurangan pajak untuk memakai makanan.

Sementara itu, pada tahun 2017 Reed pun memilih untuk mencabut Undang-Undang Perlindungan Pasien dan Perawatan Terjangkau. Dengan dicabutnya undang-undang tersebut, Reed juga mengesahkan undang-undang lainnya tentang perawatan kesehatan di Amerika Serikat. Perlu Anda ketahui bahwa Reed menduduki peringkat sebagai anggota DPR yang paling berpartisipan. Tepatnya yang ke-32 selama adanya kongres Amerika Serikat ke-114. Ia juga termasuk sebagai anggota DPR yang paling berpartisipasi ke-7 dari New York.

Tomreedforcongress – Pada kongres Amerika Serikat ke-115, Reed menyatakan sejalan dengan posisi Presiden Trump. Ia pun memiliki kedudukan di House Way dan Means Committee yakni seseorang yang bertanggung jawab terhadap undang-undang tentang perpajakan. Ia juga merupakan salah satu dari dua anggota House dari New York yakni Chris Collins. Yakni untuk memberikan dukungan tentang RUU perbaikan pajak dengan cara menghilangkan referal pengurangan pajak.

Di tahun 2019, Reed menjadi anggota pertama dari DPR Republik yang ada di kongres baru. Ia sendiri juga mendukung perubahan aturan DPR yang ditulis oleh Demokrat. Pada bulan September, Reed kehilangan kesadaran secara tiba-tiba selama sekitar 30 detik ketika ia menunggu wawancara televisi. Ia pun sadar kembali saat dirawat di rumah sakit setempat.

Pada bulan Mei 2021, Reed merupakan salah satu anggota dari 35 partai yang bergabung dengan seluruh Demokrat atas pemungutan suara yang menyetujui undang-undang untuk membentuk komisi 6 Januari. Pada bulan Juni di tahun yang sama, Reed menjadi salah satu dari 49 partai yang memilih untuk mencabut AUMF kepada Irak. Tom Reed sendiri akan menghabiskan masa jabatannya setidaknya pada tanggal 3 Januari pada tahun 2023 nanti.