Perjalanan Karir Anggota Kongres USA Tom Reed

Perjalanan Karir Anggota Kongres USA Tom Reed – Saat ini ada beberapa orang Indonesia yang ingin tahu tentang perjalanan karir anggota Kongres USA Tom Reed. Pada dasarnya, Tom Reed sendiri merupakan perwakilan Amerika Serikat dalam distrik kongres ke-23 yang ada di New York.

Pada saat itulah pertama kali Tom Reed bergabung atas kemenangan pemilihan umum yang dilaksanakan pada tahun 2010. Dengan melihat prestasinya yang sangat membanggakan seperti ini, tidak mengherankan jika ada sebagian orang yang ingin tahu tentang perjalanan karirnya.

Perjalanan Karir Anggota Kongres USA Tom Reed dari Tahun ke Tahun

Untuk nama lengkap dari Tom Reed sendiri adalah Thomas Willard Reed, hanya saja sejak dulu hingga sekarang salah satu anggota Kongres USA ini lebih dikenal dengan sapaan Tom Reed. Tom Reed lahir di wilayah Juoliet, Illinois, dan kemudian dibesarkan di daerah Corning, New York.

Anggota Kongres Tom Reed berasal dari keluarga besar dan merupakan anak bungsu dari 12 bersaudara. Sejak dulu, Tom Reed memiliki prestasi yang sangat membanggakan, dan kemudian prestasi ini terus terwujud hingga dewasa. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan lengkapnya:

1. Tahun 1993
Prestasi yang berhasil diraih Tom Reed sudah bisa dilihat dari masa remajanya, dan prestasi ini terus berkembang hingga Tom Reed masuk ke bangku kuliah. Di tahun 1993, Tom Reed berhasil mendapat gelar BA dalam bidang politik di Universitas Alfred.

Tom Reed memang sudah sejak dulu memiliki minat yang sangat tinggi dalam dunia politik, sehingga tidak mengherankan jika keminatannya ini bisa membawanya ke dunia politik yang secara nyata. Tom Reed tidak pernah bosan untuk belajar mengenai dunia politik secara lebih mendalam. Sehingga, tidak mengherankan jika Tom Reed dikatakan sebagai anggota Kongres USA yang cukup terpandang, baik di kalangan para politikus maupun di kalangan beberapa orang sipil lainnya.

2. Tahun 1996
Di tahun 1996, lagi-lagi Tom Reed berhasil membawa pulang sebuah gelar yang sangat membanggakan. Tentu ini juga bisa dicatat sebagai prestasi yang berhasil diraih oleh Tom Reed di dunia pendidikan. Di tahun 1996 ini, Tom Reed berhasil mendapat gelar Juris Doctor dari Claude Pettit College of Law. Sebagai informasi tambahan, untuk lokasi tepat dari Claude Pettit College of Law sendiri adalah di Ohio Northern University.

Tom Reed memilih untuk melanjutkan studinya itu supaya ilmu tentang politik yang dimilikinya bisa terus berkembang, sehingga Tom Reed bisa masuk ke dunia politik dalam kehidupan nyata.

3. Tahun 1996-1999
Setelah berhasil meraih gelar Juris Doctor di tahun 1996, Tom Reed berusaha bekerja di dunia hukum terlebih dahulu. Tom Reed berusaha keras untuk bisa bekerja di suatu firma hukum yang bernama Gallo dan Lacovangelo. Tom Reed juga memiliki impian untuk bisa menjadi seorang associate di salah satu firma hukum ternama tersebut, sehingga tidak mengherankan jika Tom Reed sangat bekerja keras untuk mewujudkan impiannya tersebut.

Kerja keras yang dilakukan Tom Reed ini berlangsung dari tahun 1996-1999, meski di tahun 1998 Tom Reed sempat kembali ke Corning karena ibunya meninggal dunia. Kejadian ini sempat membuat Tom Reed menghentikan usahanya, tapi hal ini tidak berlangsung lama.

4. Tahun 2007
Waktu terus berlalu, dan Tom Reed juga sempat membuka kantor hukum Thomas W. Reed yang merupakan perusahaan berspesialisasi penagihan hutang. Kemudian, tepat di tahun 2007 Tom Reed mulai mencalonkan diri untuk menjadi walikota daerah Corning.

Pencalonan dirinya ini mendapat respon yang sangat baik dari warga di sekitarnya. Tom Reed berhasil mengalahkan lawannya yang bernama Frank Coccho dengan angka 58%, sehingga kemenangannya ini membuatnya berhasil menduduki jabatan walikota Corning selama lebih dari 2 tahun. Satu per satu pencapaian telah berhasil dilakukan Tom Reed, hingga reputasinya semakin terdengar baik di banyak kalangan.

5. Tahun 2010
Setelah menjabat sebagai walikota Corning, misi Tom Reed tidak hanya berhenti sampai disitu saja. Sebab, di tahun 2010 Tom Reed mulai mengikuti pemilihan kongres USA yang semua orang tahu tidak mudah untuk lolos dalam seleksi yang sangat ketat ini.

Pada saat itu, Tom Reed bahkan sempat menolak aturan kongres yang mengharuskannya untuk menghapus nama perusahaan miliknya. Sehingga, sempat terjadi fase yang naik-turun dalam periode ini. Kendati demikian, dengan tekad dan ilmunya yang sangat kuat, membuat perjalanan karir Tom Reed tidak berhenti sampai disitu saja. Prestasi yang diraih Tom Reed terus mengalami perkembangan yang sangat membanggakan.

6. Tahun 2014
Setelah melewati masa perdebatan dengan anggota kongres yang sempat mengharuskan Tom Reed untuk menghapus nama perusahaannya tersebut, akhirnya Tom Reed menuruti aturan tersebut dan mengubah nama perusahaannya menjadi RR atau Resource Recovery.

Sesudahnya, Tom Reed mulai mengikuti kampanye-kampanye yang cukup besar, dan pada saat itu juga Tom Reed mengatakan bahwa dirinya tidak akan terlibat lagi dengan perusahaan yang telah dibangunnya dengan kerja keras tersebut.

7. Tahun 2017
Di tahun inilah pencapaian dan prestasi Tom Reed sebagai anggota Kongres mulai terlihat. Di tahun 2017, Tom Reed berhasil duduk di House Way and Means Committee. Bahkan, Tom Reed juga memiliki tanggung jawab yang besar dalam undang-undang pajak di USA.

Satu per satu pencapaian berhasil diraihnya yang salah satunya adalah menghilangkan federal pengurangan pajak untuk pajak penghasilan negara. Kemudian waktu terus berjalan, sampai akhirnya di tahun 2019 Tom Reed menjadi salah satu anggota DPR Republik pertama yang ada di kongres baru.

Tomreedforcongress – Fase terburuk dalam hidup Tom Reed dialaminya di tahun 2021, karena Tom Reed mendapat tuduhan pelecehan seksual. Peristiwa ini akhirnya membuat Tom Reed tidak ingin lagi mencalonkan diri di tahun 2022. Sehingga, bisa dibilang perjalanan karirnya tidak semulus bayangan semua orang.

Kehidupan dan Karir Tom Reed di DPR USA

Kehidupan dan Karir Tom Reed di DPR USA – Thomas Willard Reed II atau Tom Reed merupakan pengacara sekaligus politisi asal USA yang menduduki jabatan perwakilan Amerika di distrik kongres ke-23. Ia bergabung dengan DPR AS untuk pertama kalinya setelah berhasil memenangkan pemilihan secara khusus guna menggantikan posisi Eric Massa di tahun 2020. Sebelumnya, ia menduduki posisi seorang walikota Corning, New York. Tom Reed lahir di Joliet dan dibesarkan di kota Corning. Ia merupakan anak terakhir dari 12 bersaudara. Tahun 1993, ia berhasil mendapatkan gelar BA dari Alferd University dan gelar juris doctor di tahun 1996 dari Ohio Northern University. Setelah berhasil lulus dari sekolah hukum, politisi asal USA ini berkerja di firma hukum sebagai associate. Pekerjaan tersebut ia lakukan sejak tahun 1996 hingga tahun 1999.

Tomreedforcongress – Sepeninggal sang ibu pada tahun 1998, Tom Reed memutuskan untuk kembali ke kota Corning. Di kota tersebut, ia membuka kantor hukumnya sendiri. Kantor hukum yang ia didirikan berspesialisasi dalam bidang penagihan hutang. Tom Reed kemudian mencalonkan dirinya sebagai walikota Corning pada tahun 2007. Pencalonan dirinya membuahkan kemenangan untuk memimpin kota selama dua tahun jabatan. Setelah pencalonan kongres tahun 2010, ia menolak aturan yang menyebutkan jika namanya harus dihapuskan dari perusahaan ketika menjabat sebagai anggota kongres. Perusahaan kemudian beralih nama di tahun 2014 dan ia mengutarakan jika dirinya tidak memiliki keterlibatan dengan perusahaan tersebut. Tahun 2009 menjadi tahun dimana Tom Reed secara terang-terangan melakukan perlawanan kepada Eric Massa. Perlawanan tersebut ia buktikan dengan pencalonan dirinya di pemilihan tahun 2010. Di tengah masa jabatan, Massa mengumumkan bahwa dirinya tidak mencalonkan dirinya kembali dengan alasan masalah kesehatan. Untuk memenangkan kursi yang ditinggalkan oleh Massa, Tom harus bersaing dengan Matthew Zeller.

Karena perubahan populasi, ada 2 kursi DPR USA yang kosong. Sebagian besar distrik mengalami penghapusan. Dalam pemilihan distrik yang ke-23 tahun 2012, Tom Reed mendapatkan tantangan dari Nate Shinagawa. Ketika kampanye, Tom Reed secara tidak sengaja menyebutkan bahwa dirinya menggunakan dana kampanye untuk membayarkan tagihana pajak. Dengan sukarela, politisi ini melaporkan kesalahan keuangan kampanye dan akan mengganti biaya kampanye yang telah ia gunakan. Tom Reed kemudian mendapatkan peraihan suara sebesar 51,9% mengalahkan Nate Shinagawa dengan suara 48,1%. Reed juga mencalonkan dirinya pada pemilihan distrik di tahun 2014. Pada saat itu, akan berhadapan dengan Martha Robertson. Persaingan keduanya diprediksi berjalan dengan ketat. Pada akhirnya, Tom Reed berhasil mendapatkan suara sebesar 57,7% mengalahkan saingannya yang hanya mendapatkan suara sebesar 35,9%.

Baca juga : Karir Tom Reed di Dunia Politik USA

Sebelum Jeb Bush meninggalkan pencalonan presiden, ia mendapatkan dukungan dari Tom Reed. Tom Reed kemudian memberikan dukungannya kepada Donald Trump untuk kursi presiden pada tahun 2016. Bulan November tahun 2016, Tom Reed juga berhadapan dengan John Plumbs yang merupakan kandidat dari partai Demokrat. Ia terpilih kembali sebagai anggota DPR USA dengan peraihan suara sebanyak 58,1%. Kemenangan berulang juga ia dapatkan pada pemilihan DPR USA di tahun 2018. Dengan peraihan suara sebanyak 54,2%, ia berhasil mengalahkan Mitrano yang hanya mendapatkan suara sebesar 45,8%. Keberhasikan berkarir di dunia politik tidak selalu berjalan dengan mulus dan lancar. Ia harus berhadapan dengan tuduhan pelecehan seksual yang pernah terjadi pada tahun 2017. Setelah sempat membantah, Tom Reed kemudian menuturkan permintaan maafnya setelah dua hari berselang.

Karir Tom Reed di Dunia Politik USA

Karir Tom Reed di Dunia Politik USA – Terjun di dunia politik bukanlah perkara yang mudah. Meski begitu, hal tersebut tidak berlaku bagi seorang politisi asal Amerika Serikat yang bernama Tom Reed. Ia berhasil duduk di kursi pemerintahan sebagai anggota DPR yang paling berpartisipan. Di tahun 2017, sang politisi asal Amerika ini bertanggung jawab terhadap undang-undang perpajakan. Dari 2 anggota DPR yang ada kala itu, Tom Reed menjadi salah satu anggota yang berasal dari New York. Di dalam dunia politik, politisi Tom Reed mendukung secara penuh akan rancangan dan ketentuan undang-undang yang berkaitan dengan perbaikan pajak.

Salah satu ketentuan perpajakan yang ia dukung secara penuh adalah menghilangkan pengurangan pajak sebagai pajak penghasilan negara. Andrew Coumo yang kala itu menduduki kursi gubernu New York mengutarakan bahwa perpotongan pajak dapat merugikan pembayaran pajak yang jumlahnya milyaran. Pengurangan pajak juga dinilai dapat menimbulkan kerusakan yang parah di beberapa negara bagian Amerika. Tom Reed menjadi anggota DPR di kongres baru pada tahun 2019. Ia mendukung perbahan peraturan DPR dengan penuh yang pada itu ditulis oleh partai Demokrat secara langsuung. Ia juga menjadi anggota pertama yang melakukan pelanggaran peringkat yang berkaitan dalam proposal aturan penuh. Menurutnya, reformasi nyata diperlukan dalam membawa undang-undang. Dengan adanya perubahan inilah, kesenjangan antar partisipan DPR akan berkurang. Di tahun 2019 pula, Tom Reed mengalami nasib buruk. Ia kehilangan kesadaran secara tiba-tiba selama 30 detik. Peristiwa tersebut terjadi ketika sang politisi menunggu waktu wawancara di televisi. Ia berhasil sadar kembali setelah mendapatkan perawatan yang itensif.

Baca juga: Kehidupan Awal dan Pendidikan Tom Red Anggota Kongres USA

Tomreedforcongress – Di tahun-tahun berikutnya, Tom Reed menjadi salah satu republik yang bergabung dengan Demokrat dalam pemungutan suara. Keputusan tersebut dilakukan bertepatan dengan persetujuan UU dalam pembentukan komisi 6 Januari. Komisi tersebut dibentuk dengan tujuan untuk melakukan penyelidikan terhadap penyerbuan di Capitol AS. Ia juga bergabung dengan House Republicans di tahun 2021 untuk mencabut AUMF terhadap Irak. Bulan Maret tahun 2021, Tom Reed dituduh telah melakukan pelecahan seksual. Tuduhan pelecehan tersebut dibantah keras oleh sang politisi. Dua hari berselang, Tom Reed justru meminta maaf kepada sang penuduh. Tom Reed juga mengatakan bahwa ia tidak mengingat kejadian yang dituduhkan kepadanya. Pelecehan mungkin saja terjadi karena pada waktu itu ia sedang berjuang melawan alkoholisme. Tidak hanya menyampaikan permintaan maaf, ia juga mengklarifikasi tentang hal lainnya. Hal yang dimaksud adalah ketidakikutsertaanya dalam pencalonan anggota kongres di tahun 2022 mendatang. Ia merasa tertekan dengan konsultan politik yang telah memberikan nasihatnya. Ia juga menekankan untuk kedua kalinya bahwa ia tidak mengingat tuduhan pelecehan pada malam kejadian.

Jika memperhatikan perjalanan karir Tom Reed di dunia politik, ia memang menjadi sosok yang banyak diperhatikan. Selama pencalonan dirinya, ia berhasil mendapatkan peraihan suara yang tinggi. Pada pemilihan walikota Corning yang berlangsung pada tahun 2007 misalnya, ia berhasil mendapatkan suara hingga 58%. Pemilihan distrik kongres yang ke-23, ia mendapatkan suara sebesar 56,3% mengalahkan lawannya yang hanya mendapatkan suara sebesar 43,7%.Tahun 2014 pada pemilihan distrik New York, ia berhasil mengalahkan dua lawannya. Kala itu ia berhasil mendapatkan suara 57,7% dan kedua lawannya hanya mendapatkan suara sebesar 35,9% dan 6,4%. Ia juga berhasil meraih suara sebesar 57,7% mengalahkan lawannya yang mendapatkan suara 41,1% pada pemilihan konres di tahun 2020.

Rancangan Undang-undang tentang Orang Cacat Tetap Dapat Bekerja oleh Tom Reed dan Larson

Rancangan Undang-undang tentang Orang Cacat Tetap Dapat Bekerja oleh Tom Reed dan Larson – John B. Larson yang merupakan Ketua Subkomite Jaminan Sosial House Ways and Means beserta anggotanya Tom Reed memperkenalkan undang-undang yang bernama The Work Without Worry Act. Undang-undang yang berlaku bagi orang cacat ini akan memberikan kepastian bahwa orang dewasa yang memiliki disabilitas tidak perlu merasa khawatir saat ingin bekerja.

Rancangan Undang-undang: The Work Without Worry Act

Tomreedforcongress – The Work Without Worry Act telah berhasil dirancang oleh Larson dan Tom Reed yang dapat memastikan bahwa orang dewasa penyandang disabilitas tidak perlu ketakutan lagi saat ingin melakukan pekerjaan. Bahkan pekerjaan tersebut nantinya dijamin tidak akan memberikan bahaya tersendiri terhadap finansial mereka di masa yang akan datang.

Adapun undang-undang pendampingnya juga akan segera diperkenalkan. Undang-undang The Work Without Worry Act sendiri akan memberikan kekuatan bagi para penyandang cacat untuk lebih semangat lagi dalam menjalani hidup. Mereka tetap dapat melakukan pekerjaan impian tanpa perlu merasakan khawatir kehilangan manfaat jaminan sosial di masa kedepannya.

Undang-undang ini sendiri akan memperbaiki undang-undang cacat saat itu. Dengan begitu, keberadaan undang-undang ini akan memberikan ketenangan pikiran kepada mereka. Mereka pun dapat mengandalkan keberadaan jaminan sosial. Hal ini juga akan menjadi sebuah langkah yang tidak dapat menghentikan mereka saat ingin mengejar apa yang dicita-citakan.

Hal ini berarti, bagi mereka orang dewasa yang mempunyai kondisi medis parah di bawah usia 22 tahun, bisa saja memenuhi syarat untuk memperoleh manfaat Jaminan Sosial yang disebut dengan manfaat Anak Dewasa Penyandang Cacat. Nantinya, setiap orang dewasa yang memenuhi syarat untuk tunjangan tersebut maka dapat mengeksplorasi kemampuan mereka agar dapat bekerja lebih giat lagi. Terutama saat sudah beralih menuju kehidupan dewasa. Terlebih, pada undang-undang saat ini sendiri, beberapa orang dewasa mengalami ketakutan ketika mereka bekerja akan kehilangan manfaat jaminan sosial di masa yang akan datang.

Selain itu, undang-undang The Work Without Worry Act sendiri dapat memastikan bahwa orang dewasa yang masih muda tetapi menyandang cacat tidak perlu lagi merasa takut untuk bekerja. Dengan begitu, tidak ada lagi yang dapat membahayakan keamanan finansial mereka saat ingin mendapatkan masa depan yang jauh lebih baik. Undang-undang ini juga akan memberikan keamanan finansial tersendiri. Terbukti bahwa adanya gagasan mengenai kepastian bahwa setiap penghasilan di masa lalu tidak akan mencegah seseorang yang memenuhi syarat untuk dapat memperoleh manfaat dari jaminan sosial nantinya.

The Work Without Worry Act juga akan memberikan ketenangan bagi pikiran seseorang. Terlebih bagi mereka yang mengalami kondisi medis parah. Tepatnya sebelum usia 22 tahun sehingga dapat bekerja yang diasuransikan untuk jaminan sosial berdasarkan dengan penghasilan sendiri. Tentu saja, mereka akan lebih mudah dalam mendapatkan manfaat yang besar. Baik itu dari riwayat kerja sendiri ataupun riwayat pekerjaan dari orang tau.

Undang-undang ini juga akan memperlakukan adil. Tepatnya untuk semua individu yang memiliki kondisi medis parah sekalipun. Tidak perlu peduli lagi mengenai keadaan yang dialami tersebut. Dengan begitu, keberadaan undang-undang ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Diperkirakan, adanya undang-undang tersebut dapat meningkatkan kehidupan disabilitas dengan jumlah hampir 6.000 orang.

Baca juga : Anggota Kongres Tom Reed Mendukung Donald Trump sebagai Presiden AS

Itulah beberapa informasi mengenai undang-undang The Work Without Worry Act yang sudah diusulkan oleh Tom Reed dan Larson. Tentu saja, keberadaan undang-undang tersebut akan sangat bermanfaat bagi para penyandang cacat yang selama ini mengalami kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan.

Anggota Kongres Tom Reed Mendukung Donald Trump sebagai Presiden AS

Anggota Kongres Tom Reed Mendukung Donald Trump sebagai Presiden AS – Siapa yang tidak mengenal Donald Trump? Ia merupakan seorang pebisnis, politikus, serta Presiden Amerika Serikat yang ke-45. Ia sendiri sudah banyak memimpin berbagai perusahaan dalam bidang properti ataupun berbagai kepentingan bisnis lainnya. Pada saat mengikuti pemilihan Presiden Amerika Serikat, Tom Reed sebagai Anggota Kongres sendiri memberikan dukungan penuh kepada Trump.

Sekilas Mengenai Donald Trump

Donal John Trump atau yang lebih dikenal dengan Donald Trump lahir pada tanggal 14 Juni pada tahun 1946 tepatnya di Kota New York. Ia sendiri adalah seorang pebisnis, politikus, serta Presiden Amerika Serikat yang ke-45. Trump sendiri lebih banyak menghabiskan waktunya dalam dunia bisnis. Sepanjang karir bisnisnya, ia sudah membangun hotel, gedung perkantoran, lapangan golf, kasino, sampai lapangan golf dengan fasilitas bermerk.

Tepat pada pemilihan umum tahun 2016, ia yang berasal dari Partai Republik berhasil memenangkan pemilihan umum Presiden atas Hillary Clinton. Kemudian, Trump resmi dilantik menjadi presiden tepat pada tanggal 20 Januari tahun 2017. Ia sendiri sudah meraih gelar sarjana jurusan ekonomi di Universitas Pennsylvania di tahun 1968. Pada tahun selanjutnya, ia sudah mengambil alih kendali perusahaan konstruksi dan properti milik ayahnya yang bernama Fred Trump. Pada pemilihan umum presiden ini sendiri, ia juga didukung penuh oleh Tom Reed yang merupakan anggota kongres Amerika Serikat.

Dukungan Tom Reed Terhadap Trump sebagai Presiden

Tomreedforcongress – Anggota Kongres Amerika Serikat, Tom Reed telah keluar untuk mendukung kandidat calon Presiden Amerika serikat pada saat itu. Trump sendiri mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Republik. Sebelumnya, anggota Kongres New York Barat yang bernama Chris Collins menjadi anggota paling pertama yang mendukung pencalonan presiden Trump tersebut.

Di saat yang sama Tom Reed juga mengatakan bahwa ada banyak kandidat presiden dari Partai Republik yang sama-sama berkualitas satu dengan lainnya. Tom Reed juga menegaskan bahwa ia akan mempercayai para pemilih untuk memilih Republikan terbaik agar dapat menjadi calon presidennya. Perlu Anda ketahui, bahwa Tom Reed merupakan seorang Republikan yang berasal dari Tingkat Selatan. Ia sendiri dahulunya mendukung Jeb Bush sampai ia keluar. Kemudian, Tom Reed memberikan pernyataan bahwa ini sudah waktunya bagi Partai Republik bersatu bersama-sama di belakang Trump. Ia juga menyatakan bahwa jelas lebih banyak Partai Republik yang memberikan dukungan penuh kepada Donald Trump jika dibandingkan dengan kandidat yang lainnya.

Tidak hanya itu saja, ia juga menegaskan bahwa sudah waktunya untuk bersatu bersama-sama untuk berada di belakang pencalonan Trump. Ia juga menyerukan untuk terus bergerak menciptakan jauh lebih banyak lapangan pekerjaan. Serta akan membantu meningkatkan kehidupan seluruh masyarakat yang ada di Amerika. Reed juga mengatakan bahwa ia akan menyerukan untuk bergerak dan mulai melakukan dukungannya untuk calon presiden yang berasal dari Partai Republik. Menurut keyakinannya, kemampuan rakyat Amerika nantinya yang akan menentukan pemimpin mereka di tahun atau periode berikutnya. Pada saat itu, Reed juga memberikan pernyataan bahwa ia akan menuangkan suaranya untuk mempengaruhi seluruh kandidat Partai Republik pada semua tingkatannya untuk terus meningkatkan kehidupan masyarakat.

Baca juga : Karir Tom Reed sebagai Anggota Kongres AS Hingga Adanya Tuduhan Pelecehan

Itu tadi beberapa ulasan tentang anggota Kongres Amerika Serikat, Tom Red yang begitu gigihnya mendukung Donald Trump saat mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat. Ia mengatakan bahwa saat orang-orang memilih, maka akan menjadi kejelasan tersendiri bahwa Partai Republik memang lebih menyukai Donald Trump jika dibandingkan dengan kandidat yang lainnya.

Karir Tom Reed sebagai Anggota Kongres AS Hingga Adanya Tuduhan Pelecehan

Karir Tom Reed sebagai Anggota Kongres AS Hingga Adanya Tuduhan Pelecehan – Seperti yang diketahui, untuk terjun di dunia politik tentu tidaklah mudah. Termasuk di negara Amerika Serikat. Akan tetapi, hal ini tidak dengan Tom Reed. Ia bahkan berhasil menduduki peringkat sebagai anggota DPR paling berpartisipan selama menjabat sebagai anggota Kongres Amerika Serikat. Ia juga mampu tercatat sebagai anggota DPR paling berpartisipan ke-7 yang berasal dari New York.

Seperti Apa Karir Tom Reed dalam Dunia Politik?

Tomreedforcongress – Pada tahun 2017, Tom Reed duduk di House Way and Means Committee. Ia sendiri bertanggung jawab atas undang-undang pajak. Tom juga menjadi salah satu dari dua anggota DPR yang kelahirannya berasal dari Kota New York. Tepatnya bersama dengan Chris Collins. Pada kiprahnya dalam dunia Politik, Tom Reed mendukung penuh ketentuan yang ada dalam rancangan undang-undang mengenai perbaikan pajak. Yakni menghilangkan federal pengurangan pajak untuk pajak penghasilan negara. Pada saat itu, gubernur New York yang bernama Andrew Cuomo mengatakan bahwa adanya potongan tersebut hanya akan merugikan pembayaran pajak dalam jumlah milyaran. Tidak hanya itu saja, hal tersebut juga bisa saja memicu kerusakan parah yang ada di negara bagian. Tepat pada tahun 2019, Reed menjadi salah satu anggota DPR Republik pertama yang ada di kongres baru, dimana ini pendukung penuh paket perubahan aturan DPR yang saat itu ditulis langsung oleh Demokrat. Ia termasuk sebagai anggota pertama yang melanggar peringkat dalam hal proposal aturan penuh.

Menurut juru bicaranya, Tom Red berpendapat bahwa sangat diperlukan reformasi nyata yang benar-benar bisa membawa undang-undang ke lantai. Perlu diketahui juga bahwa pada dasarnya adanya perubahan tersebut ditujukan untuk mengurangi kesenjangan partisipan yang tajam dalam anggota DPR. Tidak heran jika sebagian dilakukan dengan mempermudah anggota pangkat. Serta anggota lain untuk mengajukan pemungutan suara. Masih di tahun yang sama, tepatnya pada bulan September nasib malang menimpa Reed. Pada saat itu, ia tiba-tiba kehilangan kesadarannya selama sekitar 30 detik. Tepat pada saat menunggu untuk keperluan wawancara dalam sebuah televisi. Kemudian, beruntungnya ia kembali tersadar kemudian dirawat di rumah sakit secara intensif. Berlanjut di tahun-tahun berikutnya, Reed merupakan salah satu dari 35 Republikan yang memutuskan untuk bergabung dengan seluruh Demokrat dalam hal pemungutan suara. Tepatnya untuk memberikan persetujuan undang-undang dalam membentuk komisi 6 Januari. Tujuannya yakni untuk menyelidiki terjadinya penyerbuan dai Capitol AS. Pada tahun 2021, ia juga termasuk salah satu dari 49 House Republicans yang memutuskan untuk mencabut AUMF atas Irak.

Baca juga : Berbagai Undang-Undang Usulan Tom Reed Selama Berkarir di Dunia Politik

Tuduhan Pelecehan pada Tom Reed

Pada tahun 2021 tepatnya pada bulan Maret, Nicolette Davis menuduh Reed sudah melakukan pelecehan seksual. Tuduhan ini sendiri berlangsung di Washington Post. Akan tetapi, Reed sendiri membantah adanya tuduhan tersebut. Sampai dua hari kemudian di tahun yang sama Reed pun meminta maaf kepada penuduh.  Ia mengatakan bahwa masih belum ingat sama sekali mengenai insiden yang dituduhkan. Akan tetapi, ia mengakui bahwa hal tersebut mungkin, sebab ia sudah berjuang dalam melawan alkoholisme pada saat itu. Selain memberikan pernyataan minta maaf, nyatanya Tom Reed juga memberikan klarifikasi lainnya.

Dalam pernyataannya tersebut, ia mengatakan bahwa tidak ingin lagi mencalonkan diri pada tahun 2022. Ia akan melakukan pertimbangan lebih lanjut saat ingin mencalonkan diri dengan jabatan lainnya. Hal ini dilakukan karena Tom Reed merasa terlalu tertekan oleh konsultan politik yang sudah menasihatinya. Sekali lagi, ia juga menekankan bahwa ia sama sekali tidak bisa mengingat mengenai tuduhan yang diberikan oleh David pada malam itu. Dengan begitu, ia tidak akan mencalonkan diri lagi setelah tahun 2022 nanti serta akan mendukung batas masa jabatan anggota DPR yang hanya berlangsung selama 12 tahun saja.

 

Berbagai Undang-Undang Usulan Tom Reed Selama Berkarir di Dunia Politik

Berbagai Undang-Undang Usulan Tom Reed Selama Berkarir di Dunia Politik – Tom Reed merupakan salah satu anggota kongres yang ada di Amerika Serikat. Tentu, dalam menjalani karirnya di dunia politik, ia tidak langsung menjadi anggota kongres. Akan tetapi, Tom Reed mengawali karirnya tersebut benar-benar dari bawah. Tepatnya diawali dengan menjabat sebagai walikota di daerah Corning, kota dimana ia dibesarkan.

Mengenal Undang-undang Tom Reed dalam Dunia Politik

Tomreedforcongress – Perlu Anda ketahui, Tom Reed pernah bertugas di Komite Kehakiman DPR. Tidak hanya itu saja, ia juga pernah menjabat di Komite DPR untuk Transportasi & Infrastruktur. Dilanjut dengan Komite Aturan Dewan serta Komite Acara & Sarana. Selanjutnya, tepat pada tahu 2012, ia lebih memilih untuk lebih fokus mengakhiri pengeluaran pemerintah. Saat itu, ia lebih mendukung amandemen anggaran yang menghilangkan pendanaan pemerintah. Hal ini dipilih seperti sistem yang sudah diterapkan di Meksiko. Tidak hanya sampai disitu, saat ia menjabat dalam dunia politik, Tom Reed lebih memilih untuk mencabut Undang-undang Perlindungan Pasien & Perawatan Terjangkau. Sementara itu, ia lebih mendukung Undang-undang Kontrol Anggaran 2011.

Pada bulan selanjutnya, Tom Reed kembali terpilih. Ia juga bahkan merancang Undang-undang untuk Mempromosikan Bantuan Transisi. Adanya undang-undang tersebut nantinya akan mengubah program Bantuan Sementara untuk Keluarga yang Membutuhkan. Adapun undang-undang tersebut dilakukan dengan mentapkan batas 5 tahun pembayaran kesejahteraan pada seseorang. Tepat pada tahun selanjutnya di bulan September 2013, Tom Reed mulai mengenalkan Pay Our Veterans and Seniors First Act. Perlu Anda ketahui, bahwa keberadaan undang-undang tersebut dapat memberikan kepastian bahwa anggota angkatan bersenjata akan dibayar. Kemudian, para manula juga akan terus memperoleh bantuan tunjangan selama penutupan pemerintah sementara.

Di tahun selanjutnya, tepatnya pada bulan Februari tahun 2014, Tom Reed juga mulai memperkenalkan undang-undang yang lainnya. Yakni Undang-undang Misi Kanker Uji Klinis 2020. Undang-undang ini sendiri membahas mengenai para peneliti yang dapat mempublikasikan seluruh informasi hasil uji klinis kanker. Adapun tujuannya yakni membuat lebih banyak peneliti bekerja sama.  Selain itu, dibuatnya undang-undang tersebut juga dapat menurunkan jumlah studi duplikat secara signifikan. Undang-undang yang dibuat ini juga dapat menciptakan clearinghouse nasional sehingga akan sangat bermanfaat saat diterapkan. Berlanjut ke tahun 2014, pada saat itu Tom Reed kembali memperkenalkan undang-undang buatannya yang akan mengamandemen Internal Revenue Code secara permanen. Undang-undang ini sendiri dibuat untuk memperluas dan memperpanjang tentang ketentuan kadaluarsa tertentu sehingga dapat memberikan pengurangan jumlah pajak yang ditingkatkan untuk bisnis. Yakni mereka yang menyumbangkan persediaan makanan ke organisasi amal.

Tom Reed sendiri memiliki pendapat bahwa sangat dapat masuk akal untuk menjadikan hal tersebut permanen. Ia juga mengatakan sendiri bahwa jika melakukannya dengan sementara saja hanya akan menjadikannya sebagai bagian dari masalah. Anda tentu perlu membuat kebijakan yang baik tersebut. Dengan begitu, sangat mudah memungkinkan seseorang mengambil keuntungan atas pengurangan pajak. Hal ini juga akan mendorong mereka dalam memakai makanan dibandingkan dengan membuangnya ke tempat pembuangan sampah yang ada. Kemudian, di tahun 2017 tepatnya pada tanggal 4 Mei Tom Reed memutuskan untuk mencabut Undang-undang Perlindungan Pasien serta Perawatan Terjangkau. Ia bahkan mengesahkan Undang-undang tentang perawatan kesehatan yang ada di Amerika.

Baca juga : Mengenal Kongress USA dan Perjalanan Karir Tom Reed sebagai Anggotanya

Itulah beberapa undang-undang yang berhasil diusulkan oleh Tom Reed selama menjabat di dunia politik Amerika Serikat. Ia sendiri menduduki sebagai anggota DPR paling berpartisipasi tepatnya di urutan ke-32 selama Kongres Amerika Serikat yang ke-114.

Mengenal Kongress USA dan Perjalanan Karir Tom Reed sebagai Anggotanya

Mengenal Kongress USA dan Perjalanan Karir Tom Reed sebagai Anggotanya – Kongres Amerika Serikat merupakan cabang legislatif dari pemerintahan tersebut. Kekuasaan yang tertulis pada kongres ini termasuk mengatur perdagangan luar negeri, mengatur negara bagian, mendirikan pengalidal federal di bawah Mahkamah Agung, memungut pajak, menyatakan perang, hingga mengatur angkatan bersenjata. Koress juga diberikan kekuasan untuk membuat semua hukum yang diperlukan serta layak untuk dijalankan pada kekuasaan saat itu. Adapun sistem yang dianut sendiri adalah bikameral yang terdiri dari Senat serta Dewan Perwakilan Rakyat. Adapun anggota dewan tersebut terdiri dari 435 orang. Setiap orang mewakili sebuah distrik serta memiliki tugas sebanyak dua tahun saja. Untuk jumlah kursinya dibagi berdasarkan dengan jumlah penduduk yang mewakili negara bagiannya.

Berbeda dengan Senat dimana setiap negara bagian mempunyai setidaknya dua orang Senator. Dengan begitu, penempatannya pun tidak memandang jumlah penduduknya. Terdapat 100 orang senat yang akan menjabat kurang lebih dalam waktu enam tahun. Baik anggota DPR maupun senator tersebut dipilih secara langsung oleh masyarakat. Akan tetapi, beberapa negara bagian seorang gubernur memiliki kesempatan untuk memilih pengganti sementara apabila kekurangan Senat. Pada dasarnya Senat memiliki kedudukan sepenuhnya setada dengan kedudukan dari Dewan Perwakilan Rakyat. Senat juga bukan majelis peninjauan keputusan layaknya majelis tinggi di sistem legislatif pada kebanyakan negara. Akan tetapi, memang terdapat sejumlah kekuasan khusus yang diberikan pada satu majelis. Di sisi lainnya diperlukan persetujuan dan nasihat dari Senat tersebut untuk mengangkat pejabat eksekutif maupun yudikatif tingkat tinggi maupun mengesahkan perjanjian.

Tomreedforcongress – Tom Red sendiri memiliki jabatan sebagai Perwakilan Amerika Serikat pada distrik kongres ke-23 di New York. Pada saat itu Reed pertama kali bergabung atas kemenangan pemilihan umum yang dilaksanakan pada tahun 2010. Lantas, seperti apa kehidupan awal dari anggota kongres tersebut? Ketahui selengkapnya di bawah ini.

Kehidupan Awal dan Karir Tom Reed

Thimas Willard Reed atau yang sering disapa Tom Reed sendiri dilahirkan di Juoliet, Illinois. Kemudian, ia dibesarkan di daerah Corning, New York. Ia merupakan anak bungsi dari total 12 bersaudara. Reed juga sudah memiliki gelar BA dalam bidang politik tepatnya dari Alfred University di tahun 1993. Tidak hanya itu saja, ia juga mendapatkan gelar Juris Doctor dari Claude W. Pettit College of Law yang ada di Ohio Northern University. Tepatnya pada tahun 1996 yang lalu.

Setelah ia berhasil lulus dari sekolah hukum, Reed pun berusaha bekerja sebagai associate di firma hukum Gallo serta lacovangelo yang ada di Rochester. Tepatnya mulai tahun 1996 sampai dengan tahun 1999. Sebelumnya, pada tahun 1998 ibu Reed meninggal sehingga menyebabkan ia kembali lagi ke Corning.

Baca juga : Ketahui Kehidupan Keluarga Tom Reed dengan Istrinya

Sesampainya di kota yang membesarkannya tersebut ia pun membuka Kantor Hukum Thomas W. Reed. Yakni sebuah perusahaan yang berspesialisasi mengenai penagihan utang. Tepat pada tahun 2007, ia pun mencalonkan diri sebagai walikota di daerahnya tersebut. Dari hasil yang diperoleh, ternyata Reed berhasil mengalahkan petahana bernama Frank Coccho dengan unggul sebanyak 58% sehinga ia menjalani jabatan tersebut selama kurang lebih dua tahun.

Setelah itu, ia pun mengikuti pemilihan ke kongres pada tahun 2010. Pada saat itu, Reed menolak aturan kongres yang mengharuskan ia menghapus nama dari perusahaan. Sementara itu, pada tahun 2014, perusahaan pun mengubah namanya menjadi RR atau Resource Recovery. Kemudian, pada saat yang sama di waktu kampanye Reed mengatakan bahwa ia tidak akan lagi terlibat dengan perusahaan tersebut.

 

Ketahui Kehidupan Keluarga Tom Reed dengan Istrinya

Ketahui Kehidupan Keluarga Tom Reed dengan Istrinya – Siapa yang belum mengenal Tom Reed? Ia merupakan salah satu anggota politisi yang ada di New York, Amerka Serikat. Ia sendiri baru saja mengumumkan pengunduran dirinya. Kemudian lebih menekankan untuk memilih berkecimpung lebih banyak ke kehdiupan pribadi yang dimilikinya. Yakni keluarga baik itu istri maupun anak-anaknya.

Tentu saja keputusan yang diambil tersebut bukan tanpa alasan. Tampaknya Reed memang sudah ingin mengakhiri karirnya dalam dunia politik di Amerika Serikat. Reed sendiri sudah banyak berpartisipasi dan cukup aktif dalam anggota kongress termasuk dalam mengusulkan undang-undang tertentu. Tidak heran jika keputusan pengunduran diri yang diumumkan tersebut terbilang cukup mengejutkan.

Siapa Sebenarnya Tom Reed?

Tom Reed lahir pada tangal 18 November 1971. Ia merupakan anak bungsu dari 11 bersaudara. Reed menghabiskan pendidikannya di Alfred University dan berhasil mendapatkan gelar BA. Tepatnya dalam bidang ilmu politik dan pemerintahan yang berlangsung pada tahun 1993. Ternyata, ia tidak hanya ingin sampai disitu saja. Reed juga mencoba untuk melanjutkan pendidikannya. Ia mulai berkuliah dan menempuh pendidikan tingginya kembali. Tepatnya di Ohio Northern University’s Claude W. Pettit College of Law. Dari situ, ia berhasil memperoleh gelar Doktor Juris tepatnya pada tahun 1996 yang lalu. Berbekal pengetahuan itulah yang membuatnya percaya diri untuk terjun ke dunia politik.

Tomreedforcongress – Sebelum terjun ke dunia politik, terlebih dahulu Reed bekerja di bidang hukum. Ia mulai bekerja pada firma hukum Gallo & Iacovangelo. Ia sendiri memiliki peran dalam waktu 3 tahun pada pekerjaan tersebut. Hingga Reed pun mulai membuka kantornya sendiri, yakni bernama Kantor Hukum Thomas W Reed II. Kantor tersebut ia miliki dengan waktu yang cukup lama. Tepatnya dimulai pada bulan November 1998 sampai dengan Oktober tahun 2010. Adapun kator tersebut berada di Corning New York tempat ia dibesarkan sewaktu kecil. Saat ini sendiri sudah ada banyak pengalaman Reed dalam dunia politik. Tercatat ia pernah bertugas di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat sebagai anggota kongres.

Tepatnya sejak bulan November pada tahun 2010 lalu. Setelah itu, ia mendapatkan tuduhan yang tidak mengenakkan. Hingga akhirnya Reed pun memutuskan untuk tidak lagi mencalokan diri pada pemilihan umum di tahun 2022 nanti bahkan sudah mengumumkan pengunduran dirinya.

Siapa Istri Tom Reed?

Jean Reed merupakan istri dari anggota kongres Tom Reed. Istri Tom Reed ini sendiri memiliki tanggal lahir 16 Juli dengan tahun kelahiran yang masih belum diketahui secara umum. Reed sendiri memutuskan untuk menikah dengan Jean pada tahun 1996. Pernikahan tersebut terjadi setelah mereka tiga tahun berpacaran. Adapun pasangan tersebut saling jatuh cinta ketika Reed belajar di Universitas Alfred tepatnya sekitar tahun 1993. Pernikahan dengan Jean sendiri dikaruniai dua orang anak. Yakni Will dan Autumn. Keluarga tersebut tinggal di rumah kakeknya. Yakni tempat dimana sudah mereka tinggali sejak tahun 1999 yang lalu.

Baca juga : Kemenangan Pemilihan Umum Tom Reed dari Tahun ke Tahun

Sejak pengunduran dirinya, Reed mengatakan untuk ingin menghabiskan waktunya bersama dengan keluarganya. Yakni istri dan anak-anaknya tersebut. Mungkin memang ini adalah yang terbaik untuk Reed jika memang ia menginginkan untuk tidak mengajukan diri pada pemilihan umum di tahun selanjutnya. Menurut pernyataan pengunduran dirinya, Reed juga berencana untuk memakai waktu luangnya tersebut untuk memilah kembali berbagai aspek kehidupannya. Ia juga ingin mendedikan waktu serta perhatiannya untuk dapat menebus tindakan masa lalunya. Saat ini, Tom Reed beserta istrinya masih bersama-sama. Bahkan hampir tidak ada berita mengenai perubahan hubungan kedua orang tersebut.

 

Kemenangan Pemilihan Umum Tom Reed dari Tahun ke Tahun

Kemenangan Pemilihan Umum Tom Reed dari Tahun ke Tahun – Thomas Willard Reed atau yang sering disebut dengan Tom Red merupakan seorang politisi sekaligus pengacara di Amerika Serikat. Ia sendiri menjabat sebagai Perwakilan USA untuk distrik kongres ke-23 di New York. Ia pertama kali bergabung dengan anggota DPR Amerika setelah mendapatkan kemenangan atas pemilihan umum secara khusus yang menggantikan Eric Massa pada tahun 2010.

Pemilu yang Dimenangkan Tom Reed

Tomreedforcongress – Sebelum tahun 2010, Reed sudah pernah satu kali menjabat sebagai walikota Corning, New York. Dari pemilihan umum yang ia jalani tersebut tentu memberikan banyak kisah yang cukup menarik untuk di bahas. Di bawah ini merupakan beberapa pemilu yang pernah diikuti anggota kongress Amerika Serikat tersebut dari tahun ke tahun:

1. 2010
Sebelumnya, pada tahun 2009 Tom Reed memberikan pengumuman bahwa ia akan mencalonkan diri untuk melawan petahana Demokrat. Yakni Eric Massa yang ada di Distrik Kongres ke-29 di pemilu pada tahun 2010. Kemudian, pada pertengahan masa jabatan kongres pertamannya, Massa sendiri ternyata mengumumkan soal ia yang tidak akan mencalonkan diri lagi akibat masalah kesehatan yang dialami.

Setelah itu, Reed merupakan pilihan untuk menggantikan Massa. Akan tetapi, ia harus menghadapi calon Partai Demokrat sekaligus Keluarga Pekerja Matthew Zeller. Tom Reed sendiri mendpaatkan dukungan dari Eksekutif Kab. Monroe Maggie Brooks serta seluruh ketua Partai Republik di Distrik ke-29 sampai ia pun memenangkan pemilu tersebut.

2. 2012
Pada saat itu, New York kehilangan dua kursi di DPR AS akibat adanya perubahan populasi. Kemudian terdapat pemilihan umum dari Demokrat yang menantang Reed pada Distrik ke-23 yang baru. Adapun yang memenangkan nominasi Demokrat adalah Shinagawa. Ia juga dinominasikan oleh partai setempat.
Saat melakukan kampanye pemilihan umum, Reed tidak sengaja membayar salah satu tagihan pajak memakai dana kampanye. Kemudian, secara sukarela ia mengganti biaya keuangan kampanye. Reed sendiri berhasil mengalahkan Shinagawa atas pemilihan umum tersebut.

3. 2014
Pada tahun 2014, Tom Reed harus berhadapan kembali dengan calon Demokrat. Tepatnya adalah ketuga legislatif dari Kab. Tompkins Martha Robertson. Pemilihan umum tersebut pun diprediksi menjadi yang paling terketat dibandingkan sebelumnya. Akan tetapi, Reed berhasil memenangkan pemilu tersebut dengan perolehan suara sekitar 57,7%. Sedangkan Robertson hanya mendapatkan suara sebanyak 35,9%.

4. 2016
Tom Reed di tahun ini tidak dilawan dalam pemilihan umum. Ia sendiri pada awalnya mendukung Jeb Bush untuk presiden sebelum Bush meninggalkan pemilu tersebut. Selanjutnya, ia berubah dengan mendukung Donald Trump tepatnya pada tanggal 16 Maret. Ia juga menegaskan kembali bahwa memberikan dukungan kepada Trump pada bulan Agustus.

Sementara itu, pemilihan umum yang dilaksanakan pada bulan November Reed harus menghadapi John Plumb. Akan tetapi, ia terpilih kembali dengan suara sebanyak 58,2% atas John Plum.

5. 2018
Di tahun 2018, Reed kembali mencalonkan diri pada pemilihan umum sebelum menghadapi calon lawannya yakni Tracy Mitrano. Kemudian, pada saat itu Tom Reed kembali terpilih dengan perolehan suara sebesar 54,2% atas Mitrano yang hanya mendapatkan suara sekitar 45,8% saja.

Baca juga : Biografi Tom Reed sebagai Anggota DPR AS

Itulah beberapa kemenangan pemilihan umum Tom Reed dari tahun ke tahun. Jika dilihat berdasarkan kemenangan tersebut, maka Tom Reed cukup mendominasi di setiap pemilihan umumnya. Tidak heran jika ia juga berhasil menjadi seorang anggota kongres di negara tersebut.