Anggota Kongres Tom Reed Mendukung Donald Trump sebagai Presiden AS

Anggota Kongres Tom Reed Mendukung Donald Trump sebagai Presiden AS – Siapa yang tidak mengenal Donald Trump? Ia merupakan seorang pebisnis, politikus, serta Presiden Amerika Serikat yang ke-45. Ia sendiri sudah banyak memimpin berbagai perusahaan dalam bidang properti ataupun berbagai kepentingan bisnis lainnya. Pada saat mengikuti pemilihan Presiden Amerika Serikat, Tom Reed sebagai Anggota Kongres sendiri memberikan dukungan penuh kepada Trump.

Sekilas Mengenai Donald Trump

Donal John Trump atau yang lebih dikenal dengan Donald Trump lahir pada tanggal 14 Juni pada tahun 1946 tepatnya di Kota New York. Ia sendiri adalah seorang pebisnis, politikus, serta Presiden Amerika Serikat yang ke-45. Trump sendiri lebih banyak menghabiskan waktunya dalam dunia bisnis. Sepanjang karir bisnisnya, ia sudah membangun hotel, gedung perkantoran, lapangan golf, kasino, sampai lapangan golf dengan fasilitas bermerk.

Tepat pada pemilihan umum tahun 2016, ia yang berasal dari Partai Republik berhasil memenangkan pemilihan umum Presiden atas Hillary Clinton. Kemudian, Trump resmi dilantik menjadi presiden tepat pada tanggal 20 Januari tahun 2017. Ia sendiri sudah meraih gelar sarjana jurusan ekonomi di Universitas Pennsylvania di tahun 1968. Pada tahun selanjutnya, ia sudah mengambil alih kendali perusahaan konstruksi dan properti milik ayahnya yang bernama Fred Trump. Pada pemilihan umum presiden ini sendiri, ia juga didukung penuh oleh Tom Reed yang merupakan anggota kongres Amerika Serikat.

Dukungan Tom Reed Terhadap Trump sebagai Presiden

Tomreedforcongress – Anggota Kongres Amerika Serikat, Tom Reed telah keluar untuk mendukung kandidat calon Presiden Amerika serikat pada saat itu. Trump sendiri mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Republik. Sebelumnya, anggota Kongres New York Barat yang bernama Chris Collins menjadi anggota paling pertama yang mendukung pencalonan presiden Trump tersebut.

Di saat yang sama Tom Reed juga mengatakan bahwa ada banyak kandidat presiden dari Partai Republik yang sama-sama berkualitas satu dengan lainnya. Tom Reed juga menegaskan bahwa ia akan mempercayai para pemilih untuk memilih Republikan terbaik agar dapat menjadi calon presidennya. Perlu Anda ketahui, bahwa Tom Reed merupakan seorang Republikan yang berasal dari Tingkat Selatan. Ia sendiri dahulunya mendukung Jeb Bush sampai ia keluar. Kemudian, Tom Reed memberikan pernyataan bahwa ini sudah waktunya bagi Partai Republik bersatu bersama-sama di belakang Trump. Ia juga menyatakan bahwa jelas lebih banyak Partai Republik yang memberikan dukungan penuh kepada Donald Trump jika dibandingkan dengan kandidat yang lainnya.

Tidak hanya itu saja, ia juga menegaskan bahwa sudah waktunya untuk bersatu bersama-sama untuk berada di belakang pencalonan Trump. Ia juga menyerukan untuk terus bergerak menciptakan jauh lebih banyak lapangan pekerjaan. Serta akan membantu meningkatkan kehidupan seluruh masyarakat yang ada di Amerika. Reed juga mengatakan bahwa ia akan menyerukan untuk bergerak dan mulai melakukan dukungannya untuk calon presiden yang berasal dari Partai Republik. Menurut keyakinannya, kemampuan rakyat Amerika nantinya yang akan menentukan pemimpin mereka di tahun atau periode berikutnya. Pada saat itu, Reed juga memberikan pernyataan bahwa ia akan menuangkan suaranya untuk mempengaruhi seluruh kandidat Partai Republik pada semua tingkatannya untuk terus meningkatkan kehidupan masyarakat.

Baca juga : Karir Tom Reed sebagai Anggota Kongres AS Hingga Adanya Tuduhan Pelecehan

Itu tadi beberapa ulasan tentang anggota Kongres Amerika Serikat, Tom Red yang begitu gigihnya mendukung Donald Trump saat mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat. Ia mengatakan bahwa saat orang-orang memilih, maka akan menjadi kejelasan tersendiri bahwa Partai Republik memang lebih menyukai Donald Trump jika dibandingkan dengan kandidat yang lainnya.

Karir Tom Reed sebagai Anggota Kongres AS Hingga Adanya Tuduhan Pelecehan

Karir Tom Reed sebagai Anggota Kongres AS Hingga Adanya Tuduhan Pelecehan – Seperti yang diketahui, untuk terjun di dunia politik tentu tidaklah mudah. Termasuk di negara Amerika Serikat. Akan tetapi, hal ini tidak dengan Tom Reed. Ia bahkan berhasil menduduki peringkat sebagai anggota DPR paling berpartisipan selama menjabat sebagai anggota Kongres Amerika Serikat. Ia juga mampu tercatat sebagai anggota DPR paling berpartisipan ke-7 yang berasal dari New York.

Seperti Apa Karir Tom Reed dalam Dunia Politik?

Tomreedforcongress – Pada tahun 2017, Tom Reed duduk di House Way and Means Committee. Ia sendiri bertanggung jawab atas undang-undang pajak. Tom juga menjadi salah satu dari dua anggota DPR yang kelahirannya berasal dari Kota New York. Tepatnya bersama dengan Chris Collins. Pada kiprahnya dalam dunia Politik, Tom Reed mendukung penuh ketentuan yang ada dalam rancangan undang-undang mengenai perbaikan pajak. Yakni menghilangkan federal pengurangan pajak untuk pajak penghasilan negara. Pada saat itu, gubernur New York yang bernama Andrew Cuomo mengatakan bahwa adanya potongan tersebut hanya akan merugikan pembayaran pajak dalam jumlah milyaran. Tidak hanya itu saja, hal tersebut juga bisa saja memicu kerusakan parah yang ada di negara bagian. Tepat pada tahun 2019, Reed menjadi salah satu anggota DPR Republik pertama yang ada di kongres baru, dimana ini pendukung penuh paket perubahan aturan DPR yang saat itu ditulis langsung oleh Demokrat. Ia termasuk sebagai anggota pertama yang melanggar peringkat dalam hal proposal aturan penuh.

Menurut juru bicaranya, Tom Red berpendapat bahwa sangat diperlukan reformasi nyata yang benar-benar bisa membawa undang-undang ke lantai. Perlu diketahui juga bahwa pada dasarnya adanya perubahan tersebut ditujukan untuk mengurangi kesenjangan partisipan yang tajam dalam anggota DPR. Tidak heran jika sebagian dilakukan dengan mempermudah anggota pangkat. Serta anggota lain untuk mengajukan pemungutan suara. Masih di tahun yang sama, tepatnya pada bulan September nasib malang menimpa Reed. Pada saat itu, ia tiba-tiba kehilangan kesadarannya selama sekitar 30 detik. Tepat pada saat menunggu untuk keperluan wawancara dalam sebuah televisi. Kemudian, beruntungnya ia kembali tersadar kemudian dirawat di rumah sakit secara intensif. Berlanjut di tahun-tahun berikutnya, Reed merupakan salah satu dari 35 Republikan yang memutuskan untuk bergabung dengan seluruh Demokrat dalam hal pemungutan suara. Tepatnya untuk memberikan persetujuan undang-undang dalam membentuk komisi 6 Januari. Tujuannya yakni untuk menyelidiki terjadinya penyerbuan dai Capitol AS. Pada tahun 2021, ia juga termasuk salah satu dari 49 House Republicans yang memutuskan untuk mencabut AUMF atas Irak.

Baca juga : Berbagai Undang-Undang Usulan Tom Reed Selama Berkarir di Dunia Politik

Tuduhan Pelecehan pada Tom Reed

Pada tahun 2021 tepatnya pada bulan Maret, Nicolette Davis menuduh Reed sudah melakukan pelecehan seksual. Tuduhan ini sendiri berlangsung di Washington Post. Akan tetapi, Reed sendiri membantah adanya tuduhan tersebut. Sampai dua hari kemudian di tahun yang sama Reed pun meminta maaf kepada penuduh.  Ia mengatakan bahwa masih belum ingat sama sekali mengenai insiden yang dituduhkan. Akan tetapi, ia mengakui bahwa hal tersebut mungkin, sebab ia sudah berjuang dalam melawan alkoholisme pada saat itu. Selain memberikan pernyataan minta maaf, nyatanya Tom Reed juga memberikan klarifikasi lainnya.

Dalam pernyataannya tersebut, ia mengatakan bahwa tidak ingin lagi mencalonkan diri pada tahun 2022. Ia akan melakukan pertimbangan lebih lanjut saat ingin mencalonkan diri dengan jabatan lainnya. Hal ini dilakukan karena Tom Reed merasa terlalu tertekan oleh konsultan politik yang sudah menasihatinya. Sekali lagi, ia juga menekankan bahwa ia sama sekali tidak bisa mengingat mengenai tuduhan yang diberikan oleh David pada malam itu. Dengan begitu, ia tidak akan mencalonkan diri lagi setelah tahun 2022 nanti serta akan mendukung batas masa jabatan anggota DPR yang hanya berlangsung selama 12 tahun saja.